INDO24JAM.ID, Gorontalo – Majelis Ta’lim an-Nasihin Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo (PWP-PG) kembali menggelar kajian rutin bertajuk “Karakteristik Kesombongan” di kediaman Ketua Umum PWP-PG, Dr. H. Adnan, M.Ag, di Perumahan Graha Misfalah, Kelurahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Kamis (25/09/2025).
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin, dilanjutkan dengan kajian yang dibawakan oleh Ustadz Hardy Abdullah Salam selaku Bendahara Umum PWP-PG.
Dalam penyampaiannya, Hardy menegaskan bahwa kesombongan merupakan penyakit hati yang berbahaya dan dapat menghancurkan hubungan antar manusia.
“Karakteristik kesombongan bisa dikenali dari sikap merasa lebih baik dari orang lain, gemar memamerkan diri, sulit menerima kritik, meremehkan orang lain, haus akan pengakuan, menolak kebenaran, dan terlalu fokus pada penampilan. Kesombongan membuat seseorang buta terhadap hakikat dirinya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesombongan bukan hanya merusak hubungan sosial, tetapi juga menutup pintu hidayah dari Allah SWT.
“Hati yang sombong sulit menerima kebenaran. Padahal, setiap ilmu dan kelebihan yang kita miliki hanyalah titipan dari Allah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PWP-PG, Dr. H. Adnan, M.Ag yang akrab disapa Kang Adnan memberikan penekanan khusus tentang bahaya kesombongan dengan menukil sabda Rasulullah SAW.
“Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa orang gila yang sesungguhnya bukanlah mereka yang hilang akal, tetapi mereka yang berjalan di muka bumi dengan penuh kesombongan, memandang rendah orang lain, dan berbuat kerusakan. Itulah al-majnun haqq al-majnun, orang gila yang sebenarnya,” tutur Kang Adnan.
Ia juga mengisahkan peringatan Allah kepada Nabi Musa AS yang pernah ditegur karena ucapan yang mengandung kesombongan saat ditanya oleh Bani Israil tentang siapa manusia paling alim di bumi.
“Jawaban Nabi Musa yang menyebut dirinya paling alim membuat Allah menegurnya. Itu menjadi pelajaran bahwa kesombongan sekecil apa pun bisa membuat kita jatuh di hadapan Allah,” jelasnya.
Kajian tersebut diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah antarjamaah. Hadir dalam kegiatan ini Kasepuhan PWP-PG Abah Asep Solihin, Ketua Pengawas Drs. H. Hikmat Nurhayat, Ketua Cabang Boalemo Lasijan, Ketua Cabang Bone Bolango Dr. Hj. Tita Rostitawati, M.Fil.I, serta pengurus dan jamaah Majelis Ta’lim an-Nasihin.
Melalui kajian ini, Majelis Ta’lim an-Nasihin berharap agar para jamaah semakin mawas diri dan mampu menjaga hati dari sifat sombong yang bisa menghapus nilai ibadah dan amal kebaikan. (*)









