,

Desa Nanati Jaya Dibedah Tim Penilai, Komitmen Pimpinan Gorut Jadi Kunci

oleh -42 Dilihat

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Desa Nanati Jaya di Kecamatan Gentuma Raya, Gorontalo Utara, menjadi pusat perhatian Tim Penilai Replikasi Percontohan Desa Antikorupsi Provinsi Gorontalo.

Pada Selasa (7/10/2025), tim yang terdiri dari unsur Inspektorat, Dinas Pemdes, dan Kominfo dari provinsi dan kabupaten turun langsung untuk memverifikasi dokumen yang telah diunggah desa tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Assisten III Provinsi Gorontalo, Misranda E.U Nalole, yang hadir mewakili Pemprov, mengungkapkan bahwa Nanati Jaya merupakan satu dari tiga desa yang tersisa dari penyaringan 15 desa di lima kabupaten, menjadikannya harapan Gorontalo untuk maju ke tingkat pusat.

Misranda Nalole menjelaskan bahwa Desa Nanati Jaya telah melewati tahapan observasi dan pengunggahan data ke KPK. Namun, kedatangan tim kali ini bertujuan memastikan kebenaran data di lapangan.

“Kemarin-kemarin hanya ada di dalam dokumen, tetapi ketika diwawancarai langsung itu jauh dari kenyataan yang ada,” ujar Misranda, menekankan pentingnya verifikasi tatap muka.

Baca Juga : Nanati Jaya Jadi Benteng Anti Korupsi Gorut, Wabup Nujanah Ungkap Harapan dan Tantangan KKN

Tim penilai akan melakukan wawancara langsung terhadap 40 perwakilan yang diundang, termasuk tokoh agama, tokoh adat, BUMDes, hingga rekanan desa, untuk melihat apakah praktik tata kelola yang bersih dan transparan memang diterapkan.

“Nilai besar yang harus kami ambil hari ini adalah komitmen pimpinan. Komitmen Wakil Bupati, Nurjanah Hasan Yusuf bersama pimpinan OPD yang di Gorontalo Utara itu sangat luar biasa,” kata Misranda.

Dukungan penuh dari Pemkab ini menunjukkan bahwa Kepala Desa Nanati Jaya tidak berjuang sendiri dalam menerapkan tata kelola yang baik.

Baik Misranda maupun Wakil Bupati Nurjanah Hasan Yusuf sama-sama menyoroti akar masalah korupsi di desa, yakni kurangnya sosialisasi SDM desa mengenai penggunaan Dana Desa.

Nurjanah Hasan Yusuf berharap program replikasi ini akan mengakhiri kasus-kasus korupsi yang selama ini menjerat perangkat desa.

“Tidak harus bercapek-capek mendampingi, tetapi memang setiap langkah kita sudah ada yang memayunginya,” tuturnya.

Harapannya, Nanati Jaya tidak hanya menang di tingkat provinsi, tetapi juga dapat menularkan model percontohan tata kelola yang bersih, transparan, dan bebas KKN ke desa-desa lainnya di Gorontalo Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.