INDO24.ID, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango kembali mengukuhkan komitmennya dalam menertibkan dan mengamankan aset milik daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan 18 unit kendaraan dari Kejaksaan Negeri Bone Bolango kepada Pemerintah Daerah, yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Bone Bolango pada Rabu (8/10).
Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, dalam sambutannya menekankan bahwa penertiban aset daerah merupakan langkah fundamental untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
“Ini merupakan bagian dari usaha kami untuk mencatat dan mengurus aset barang milik daerah dengan baik dan teratur,” tegasnya. Iwan menambahkan bahwa proses penertiban ini meliputi perencanaan, pengadaan, penatausahaan, hingga yang terpenting, pengamanan aset.
Iwan mengungkapkan rasa syukurnya, bahwa berkat sinergi dengan Kejaksaan Negeri, dari ribuan aset yang dimiliki Pemkab Bone Bolango, sebanyak 18 kendaraan telah berhasil diselamatkan kembali.
“Alhamdulillah, kami berhasil mengamankan 17 unit sepeda motor dan 1 unit mobil yang kini dapat didayagunakan kembali untuk mendukung pelaksanaan tugas daerah dan negara,” ungkapnya. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Negeri Bone Bolango.
Pemkab Bone Bolango berkomitmen penuh agar semua aset daerah dapat didata, dikelola, dan dimanfaatkan secara maksimal demi pelayanan publik dan pembangunan yang lebih berintegritas dan maju.
Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Deddy Herliyantho, menekankan bahwa penyerahan ini bukan sekadar acara seremonial. Menurutnya, pengembalian kendaraan bermotor ini adalah bukti nyata sinergi antara Kejaksaan dan Pemda dalam rangka penyelamatan dan pengamanan aset negara.
“Kami berharap upaya ini tidak terhenti sampai di sini. Saat ini baru 18 kendaraan yang berhasil kami tangani,” tegasnya. Deddy menegaskan bahwa jika ke depan masih ditemukan aset yang dikuasai oleh pihak lain, pihaknya akan melanjutkan upaya pengembalian sebagai wujud komitmen nyata dalam pengamanan aset negara.
Ia juga mengakui bahwa keberhasilan ini tidak semata-mata hasil kerja Kejaksaan saja, melainkan buah dari kolaborasi, komunikasi, dan komitmen bersama. Tujuan akhir dari semua upaya ini, pungkasnya, adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.







