Kang Adnan Ajak Maknai Guru sebagai Penjaga Semesta dan Penopang Indonesia Kuat

oleh -158 Dilihat

INDO24JAM.ID, Gorontalo — Peringatan Hari Guru Nasional 2025 dimaknai secara mendalam oleh ulama dan akademisi Dr. KH. Adnan, M.Ag atau Kang Adnan.

‎Dalam refleksinya bertema “Memaknai Guru Hebat dalam Merawat Semesta dengan Cinta untuk Indonesia Kuat”, ia menegaskan bahwa guru bukan hanya pahlawan tanpa tanda jasa, tetapi fondasi utama lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, sekaligus peduli terhadap lingkungan.

‎Menurut Kang Adnan, Hari Guru Nasional setiap 25 November harus menjadi momentum memperkuat peran guru dalam membentuk generasi bangsa yang hebat, tangguh, dan memiliki kesadaran ekologis.

‎“Guru hebat tidak hanya mentransfer ilmu. Mereka adalah penjaga karakter, penanam nilai, dan pembimbing kesadaran lingkungan bagi generasi masa depan,” ujarnya.

‎Ia menekankan bahwa konsep “Merawat Semesta dengan Cinta” menggambarkan pendekatan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kognitif, namun juga menyentuh sisi afektif dan spiritual.

‎Guru, kata dia, berperan penting menumbuhkan kecintaan pada alam dan rasa tanggung jawab terhadap kelestariannya.

‎“Pembelajaran harus lahir dari cinta. Guru yang mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan, mengelola sampah, atau menanam pohon sejatinya sedang membangun masa depan bangsa,” ungkap Kang Adnan.

‎Dalam penjelasannya, Kang Adnan memaparkan beberapa poin penting tentang peran guru dalam membentuk generasi berkesadaran ekologis:

‎Pertama, guru sebagai agen perubahan. Mereka tidak hanya mengajarkan pelajaran di kelas, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan dan tanggung jawab sosial.

‎“Guru mencerdaskan otak sekaligus membentuk budi pekerti,” ucapnya.

‎Kedua, membangun kesadaran ekologis. Guru hebat harus mampu memberikan pengalaman belajar nyata melalui kegiatan seperti penanaman pohon, daur ulang, hingga kampanye ramah lingkungan.

‎Ketiga, mewujudkan Indonesia kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, kekuatan bangsa di masa depan tidak hanya ditentukan oleh ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan serta kualitas sumber daya manusia.

‎“Guru-lah yang menanamkan nilai SDGs sejak dini. Mereka yang membentuk generasi peduli bumi,” katanya.

‎Keempat, kolaborasi ekosistem belajar. Guru bekerja bersama orang tua, masyarakat, dan profesional untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang saling mendukung.

‎Kang Adnan menegaskan bahwa guru yang hebat adalah mereka yang mampu menginspirasi muridnya menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, peduli sesama, peduli bumi, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan yang kuat.

‎“Guru hebat memastikan bukan hanya kecerdasan murid yang tumbuh, tetapi juga kelangsungan hidup planet ini,” tuturnya.

‎Di akhir pesannya, ia menyampaikan penghormatan mendalam kepada para guru di seluruh Indonesia.

‎“Selamat Hari Guru. Terima kasih telah menjadi rumah bagi para pencari ilmu. Karena darimu kami belajar menjadi manusia,” ujar Kang Adnan.

‎Refleksinya itu disambut hangat kalangan pendidik dan masyarakat yang menilai pesan tersebut relevan dengan tantangan pendidikan dan lingkungan saat ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *