INDO24JAM.ID, Gorontalo — Dalam Kajian Subuh di Masjid Rahmatullah II, Perumahan Graha Misfalah, Kota Gorontalo, Sabtu (29/11/2025), Dr. KH. Adnan, M.Ag atau yang akrab disapa Kang Adnan menyampaikan materi mendalam bertema “Mudharat Kesombongan dalam Islam.”
Dalam paparan yang diikuti puluhan jemaah itu, ia menguraikan bahaya sifat sombong yang dapat merusak akhlak manusia dan menjauhkannya dari rahmat Allah SWT.
Kang Adnan menjelaskan bahwa kesombongan adalah sifat alami manusia sejak lahir, namun harus dibimbing dengan adab dan akhlak yang baik.
Manusia, katanya, perlu diajarkan tawadhu’, saling menerima, dan memaafkan agar tidak terjerumus dalam sifat merasa lebih mulia dibanding yang lain.
“Kesombongan sering muncul bersamaan dengan riya, yaitu pamer dan merasa diri lebih dari segalanya. Padahal riya itu musyrik kecil, karena mengakui kelebihan yang seharusnya milik Allah sebagai miliknya sendiri,” ujar Kang Adnan.
Ia kemudian memaparkan enam mudharat besar yang ditimbulkan dari sifat sombong.
Pertama, dibenci Allah dan Rasul. Ia mengutip QS Luqman ayat 18 serta hadis Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia. Semua makhluk, katanya, diciptakan dengan hikmah dan keindahan oleh Allah, sehingga manusia tidak layak merasa lebih mulia dari yang lain.
Kedua, diabaikan Allah SWT. Kang Adnan menyampaikan hadis tentang tiga golongan yang tidak akan diajak bicara dan tidak disucikan oleh Allah, salah satunya adalah orang miskin yang sombong. Menurutnya, sombong bisa muncul pada siapa saja, kaya atau miskin, karena mengikuti hawa nafsu dan rasa iri dalam hati.
Ketiga, menjadi makhluk yang hina. Mengutip QS Al-A’raf ayat 146, ia menjelaskan bahwa Allah akan memalingkan orang-orang sombong dari kebenaran. Orang yang sombong cenderung sinis, sulit menerima masukan, bahkan mengarang cerita demi meninggikan diri. “Itu tanda hatinya telah mati,” tegasnya.
Keempat, hatinya terkunci.
Sifat sombong membuat hati tertutup rapat dari hidayah, sebagaimana termaktub dalam QS Al-Mukmin ayat 35. Menurutnya, pertobatan yang tulus menjadi satu-satunya jalan untuk membuka kembali pintu hati yang telah dikunci.
Kelima, menjadi pengikut Iblis.
Melalui kisah penolakan Iblis sujud kepada Nabi Adam dalam QS Al-Baqarah ayat 34, Kang Adnan menegaskan bahwa makhluk mulia sekalipun dapat jatuh menjadi hina karena kesombongan.
“Sifat ini bisa menjatuhkan manusia ke derajat paling rendah,” ujarnya.
Keenam, menjadi penghuni neraka.
Ia mengutip hadis yang menyebutkan bahwa penghuni neraka adalah orang-orang sombong, keras kepala, dan kasar. Kesombongan, kata dia, menjadi pintu masuk bagi sifat buruk lain seperti riya, dengki, dendam, hingga syirik.
Di akhir kajian, Kang Adnan mengajak jamaah untuk terus melatih keikhlasan dan menundukkan hati.
“Kesombongan hanya menjerumuskan kita pada kehinaan. Tawadhu’ adalah jalan menuju kemuliaan,” tutupnya.
Kajian Subuh ini menjadi pengingat bagi jamaah tentang bahaya sifat sombong sekaligus pentingnya menjaga hati agar tetap bersih dan dekat dengan Allah SWT. (*)
Kang Adnan Kupas Bahaya Kesombongan dalam Islam









