Gorontalo Siap Kawal Swasembada Pangan Nasional melalui Cetak Sawah dan Hilirisasi

oleh -48 Dilihat
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menetapkan bahwa Indonesia telah mencapai status swasembada pangan. Pengumuman ini disampaikan di sela-sela agenda panen raya serta pertemuan daring bersama jajaran pimpinan daerah pada Rabu (7/1/2026). Foto/ Bahrian Diskominfo Provinsi

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menetapkan bahwa Indonesia telah mencapai status swasembada pangan. Pengumuman ini disampaikan di sela-sela agenda panen raya serta pertemuan daring bersama jajaran pimpinan daerah pada Rabu (7/1/2026).

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, yang memantau dari Desa Lamahu, menyatakan komitmen penuh untuk menjaga capaian nasional ini.

Ia menegaskan bahwa mempertahankan swasembada adalah tanggung jawab kolektif yang harus diemban dengan semangat baru.

Guna memperkuat ketahanan pangan di Gorontalo, Gubernur Gusnar mengungkapkan bahwa Gorontalo tengah memacu proyek cetak sawah seluas 5.600 hektar. Lahan baru ini mengandalkan sistem pengairan dari bendungan Randangan.

Selain perluasan lahan, efisiensi kerja petani di Gorontalo juga meningkat berkat dukungan teknologi.

Sektor peternakan juga menjadi pilar utama dalam proyeksi swasembada ke depan. Gubernur Gusnar menyebutkan bahwa dalam satu hingga dua bulan mendatang, Gorontalo akan memulai program hilirisasi ternak ayam terintegrasi.

Program besar yang merupakan inisiasi Presiden Prabowo ini membawa nilai investasi mencapai Rp 1,4 triliun dan akan diimplementasikan di empat wilayah, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, Boalemo dan Bone Bolango.

“Kami menyambut optimis rencana ini. Semoga integrasi ini memperkokoh kemandirian pangan kita di masa depan,” tambah Gusnar.

Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan swasembada pangan ini adalah buah sinergi antara kerja keras petani, kementerian terkait, dan pemerintah daerah. Menurutnya, kedaulatan pangan adalah fondasi kemerdekaan yang sejati.

Presiden berharap Indonesia tidak hanya berjaya di komoditas beras, tetapi juga pada komoditas pangan lainnya secara mandiri.

Beliau memberikan apresiasi tinggi atas prestasi ini sebagai modal kepercayaan diri bangsa untuk meraih kemenangan-kemenangan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *