HACF 2025 Catat Transaksi Rp3,3 Miliar, Ribuan Pengunjung Padati Karnaval Karawo

oleh -68 Dilihat
Kepala KPwBI Gorontalo saat memberikan sambutan penutupan HACF 2025. Foto/istimewa

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Hulonthalo Art & Craft Festival (HACF) 2025 resmi ditutup dengan kemeriahan Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) pada Senin (29/9/2025).

Selama tiga hari penyelenggaraan, festival ini tidak hanya memamerkan kreativitas budaya dan ekonomi kreatif Gorontalo, tetapi juga berhasil mencatatkan capaian ekonomi yang signifikan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana, mengungkapkan total transaksi selama rangkaian HACF dan GKK 2025 mencapai Rp3,33 miliar dengan jumlah pengunjung sekitar 9.500 orang.

“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat Gorontalo sangat tinggi. Sebanyak 139 pelaku UMKM terlibat, mulai dari fashion, kerajinan, kopi hingga kuliner. HACF 2025 benar-benar menjadi ruang promosi dan pengembangan UMKM,” ujar Bambang dalam sambutannya pada penutupan HACF 2025.

Baca juga: HACF 2025 Dorong UMKM Naik Kelas, Karawo Menuju Panggung Global

Selain transaksi retail, HACF juga menghadirkan forum Business Matching yang menghasilkan nilai kesepakatan sebesar Rp1,55 miliar.

‎Rinciannya, pembiayaan perbankan untuk komoditas kopi, perikanan, dan peternakan mencapai Rp1,05 miliar, serta kesepakatan ekspor daun sirsak ke Taiwan senilai Rp500 juta.

Penutupan HACF dirangkaikan dengan Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) yang diikuti 45 kontingen dari berbagai daerah. Sebanyak 850 peserta memadati jalanan dengan ragam busana karawo, menampilkan keindahan motif khas Gorontalo yang dikombinasikan dengan kreativitas modern.

Baca juga: BI Dorong UMKM Gorontalo Tumbuh Lewat HACF 2025

Tak hanya itu, rangkaian HACF juga diperkaya dengan seminar nasional, talkshow UMKM naik kelas, talkshow kopi, hingga Indonesia Berkarawo & Fashion Show yang melibatkan para desainer lokal kebanggaan Gorontalo.

Sejumlah kompetisi turut memeriahkan, mulai dari Celebes Brewers Cup (54 peserta), Dance Competition (8 peserta), Stand Up Comedy (5 peserta), Lomba Mewarnai (75 peserta), Lomba Ranking 1 (200 peserta), hingga Fashion Show Competition (37 peserta).

Bambang menegaskan, HACF 2025 tidak hanya menjadi ajang seni dan budaya, tetapi juga wadah penguatan ekosistem ekonomi digital dan syariah.

Seluruh transaksi UMKM telah mengoptimalkan QRIS, sementara edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah (CBP) dan layanan konsultasi pajak turut diberikan kepada masyarakat.

Baca juga: Bank Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Lewat HACF 2025

“HACF telah menjadi panggung bagi UMKM Gorontalo untuk naik kelas, memperluas promosi hingga ke luar daerah. Bahkan partisipasi datang dari kontingen Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, hingga Aceh,” tambahnya.

Menurut Bambang, keberhasilan HACF 2025 merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Gorontalo, Dekranasda, mitra strategis, dan para pelaku UMKM.

“Ini bukti nyata kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kami menyampaikan apresiasi kepada Ibu Wakil Gubernur, jajaran Pemprov, Dekranasda, serta semua pihak yang telah bekerja keras,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Bambang mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk meramaikan Closing Ceremony HACF 2025 yang ditandai dengan konser musik, sebagai bentuk perayaan atas keberhasilan festival ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.