HUT ke-80 TNI, Korem 133/NW Kokohkan Sinergi dengan Rakyat di Gorontalo

oleh -91 Dilihat
Personil TNI di Gorontalo usai memperingati HUT TNI ke-80. Foto/Indo24jam.id

‎INDO24JAM.ID, Gorontalo – Komando Resor Militer (Korem) 133/Nani Wartabone menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan penuh khidmat di Lapangan Mayonif 713/NW, Jalan Ahmad A. Wahab, Desa Tinelo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Minggu (5/10/2025).

‎Upacara tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 133/NW Kolonel Inf Parsaoran Sirait, S.A.P., M.M., mewakili Danrem 133/NW Brigjen TNI Hardo Sihotang. Acara berlangsung khidmat dengan suasana penuh semangat nasionalisme.

‎Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo, tokoh agama, tokoh masyarakat, para veteran, serta seluruh prajurit TNI dan PNS di lingkungan Korem 133/NW.

‎Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang dibacakan oleh Kolonel Parsaoran Sirait, disampaikan bahwa peringatan HUT kali ini mengusung tema “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju.”

‎Tema tersebut menggambarkan tekad TNI untuk menjadi kekuatan yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA) dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

‎Kasrem 133/NW Kolonel Inf Parsaoran Sirait dalam wawancaranya menegaskan bahwa perjalanan delapan dekade TNI bukan hanya soal kekuatan militer, tetapi juga kedekatan dan kemanunggalan dengan rakyat.

‎“Tantangan terbesar TNI saat ini tidak hanya datang dari ancaman geopolitik global, tetapi juga dari dunia siber yang sudah masuk ke semua lini kehidupan. Di sisi lain, kami terus memperkuat kualitas sumber daya manusia dan modernisasi alutsista agar TNI semakin tangguh,” ujarnya.

‎Ia juga menjelaskan bahwa semangat HUT ke-80 TNI tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme sekaligus mempererat hubungan TNI dengan rakyat.

‎“Sesuai tema, TNI harus terus berjuang bersama rakyat. Karena TNI berasal dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan selalu bersama rakyat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Kolonel Parsaoran mengungkapkan bahwa TNI Manunggal menjadi salah satu bentuk nyata sinergi TNI dan rakyat melalui dukungan terhadap kebijakan pemerintah, khususnya program Asta Cita Presiden RI.

‎“Kita berperan aktif dalam mendukung swasembada pangan, ketahanan air, dan energi. Masih banyak desa yang kekurangan air, dan di situlah TNI hadir untuk membantu kesulitan masyarakat. Kita ingin masyarakat mandiri dan sejahtera,” tuturnya.

‎Menutup pesannya, Kasrem 133/NW mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempererat hubungan dengan TNI demi Indonesia yang lebih maju.

‎“Kami berharap masyarakat tetap bersama TNI. Karena selama TNI dan rakyat manunggal, tidak ada kekuatan apa pun yang bisa memecah belah kita,” pungkasnya.

‎Upacara peringatan HUT ke-80 TNI di Gorontalo ini menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus komitmen menjaga kedaulatan bangsa dan mengawal kemajuan Indonesia menuju masa depan yang lebih tangguh. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *