BI Gorontalo Angkat Pertanian Organik di Bazar Ramadan 2026, 288 UMKM Terlibat

oleh -52 Dilihat

‎INDO24JAM.ID, Gorontalo – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Gorontalo kembali menghadirkan gebrakan dalam gelaran Bazar Ramadan 2026 yang dipusatkan di Galeri UMKM Olaku, Kota Gorontalo.

‎Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Bambang Satya Permana, mengungkapkan, sebanyak 288 pelaku usaha terlibat dalam bazar tahun ini. Rinciannya, 175 UMKM peserta aktif dan 113 pelaku usaha lainnya menitipkan produk mereka untuk dipasarkan.

‎“Total ada 288 yang terlibat dalam Bazar Ramadan tahun ini. Ini menunjukkan antusiasme pelaku UMKM Gorontalo yang luar biasa,” ujar Bambang usai launching kegiatan.

‎Yang membedakan dengan tahun sebelumnya, kata dia, bazar kali ini menampilkan produk-produk pertanian organik. Produk tersebut berasal dari pesantren mitra BI maupun kelompok tani binaan yang selama ini didampingi dalam pengembangan pertanian organik.

‎Menurut Bambang, penguatan sektor pertanian organik bukan sekadar tren, melainkan strategi jangka panjang untuk mendorong produktivitas dan keberlanjutan ekonomi.

‎“Pertanian organik terbukti mampu meningkatkan produktivitas lebih dari 50 persen dibandingkan pertanian konvensional. Selain itu, ini menciptakan ekonomi sirkuler yang berkelanjutan karena petani bisa mengolah pupuk sendiri dan tidak tergantung pada pupuk buatan,” jelasnya.

‎Ia menegaskan, sejak awal pendirian Galeri UMKM Olaku, BI memang menargetkan tempat tersebut sebagai UMKM Center di Gorontalo. Tidak hanya menjadi ruang display produk, tetapi juga pusat pengembangan kapasitas pelaku usaha.

‎“Di Galeri Olaku, UMKM tidak hanya memajang produk. Kami juga terus meningkatkan kapasitas mereka agar kualitas dan kuantitas produk semakin baik ke depan,” tambahnya.

‎BI menyadari bahwa UMKM masih menjadi pilar utama perekonomian, baik secara nasional maupun di Gorontalo. Karena itu, komitmen penguatan sektor ini akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah, Dekranasda, serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).

‎“UMKM, termasuk pelaku usaha berbasis syariah, akan terus kami dorong agar mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang berkelanjutan,” tandas Bambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.