Canangkan Hari Bakti PU ke-80, Wagub Idah Sentil Isu Jalan Rusak di Tengah Program Bersih Sungai

oleh -44 Dilihat
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahirah Rusli Habibie di dampingi Kepala BWS Sulawesi II Gorontalo, Kepala Dinas PUPR Provinsi, Unsur TNI/Polri serta peserta aksi bersih sungai Bulota foto bersama usai Pencanangan Hari Bakti PU ke-80, di halaman kantor BWS Sulawesi II Gorontalo, Kamis (20/11/2025). Foto/Inka

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 tahun 2025 di Gorontalo pada Kamis (20/11/2025) menjadi momen bagi Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, untuk menyampaikan pesan tegas mengenai tantangan infrastruktur daerah.

Dalam acara pencanangan yang dipusatkan di Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo, Wagub Idah tidak hanya fokus pada kegiatan bersih-bersih sungai, tetapi juga menyoroti isu krusial yang kerap ditemuinya di media sosial, kondisi jalan rusak.

Acara Hari Bakti PU ke-80 ini diawali dengan laporan dari Kepala BWS Sulawesi II Gorontalo, Ali Rahman, yang menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga 3 Desember 2025, bertujuan mengenang sejarah heroik 3 Desember 1945.

Salah satu agenda utamanya adalah kegiatan gotong royong bersih-bersih Sungai Bulota, sungai yang kerap menjadi pemicu banjir di belakang kantor Balai.

Wagub Idah, dalam arahannya, menekankan pentingnya kepedulian lingkungan.

“Sejatinya sungai itu bersahabat dengan manusia, tetapi manusianya yang tidak bersahabat dengan sungai,” ujarnya, menunjuk pada Balai Wilayah Sungai sebagai mitra strategis dalam menjaga lingkungan.

Beliau menegaskan bahwa infrastruktur, mulai dari penyediaan air, irigasi, bendungan, hingga jalan dan jembatan, adalah kebutuhan dasar yang secara langsung menentukan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.

Di tengah apresiasi setinggi-tingginya kepada insan PU yang bekerja tanpa lelah di tengah keterbatasan geografis dan efisiensi anggaran, Wagub Idah secara terbuka membeberkan keluhan masyarakat.

“Kalau saya buka TikTok, kadang bikin konten-konten di FB, ini yang ditanya masyarakat itu adalah jalan. Ada beberapa ruas jalan bahkan di tanam Pohon Pisang,” sentilnya.

Hal ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Provinsi untuk membuktikan komitmen pelayanan terbaik di tengah isu keterbatasan anggaran dan polemik tanggung jawab antara jalan desa, kabupaten, dan provinsi.

“Ini menjadi PR kita juga. Ditanya efisiensi, masyarakat menuntut jalannya harus bersih, beraspal, dan mulus,” tegas Idah.

Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kementerian PU, Pemkab/Pemkot, dan pemangku kepentingan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis, termasuk perbaikan jalan provinsi dan penguatan ketahanan air.

Menutup sambutannya, Wagub berharap semangat Hari Bakti PU yang ke-80 ini dapat mempertegas komitmen seluruh pihak untuk memberikan pelayanan terbaik dengan menjunjung tinggi teknisitas, profesionalitas, serta semangat Gotong Royong atau Pohonyula dalam membangun Gorontalo yang maju dan berkelanjutan.

Usai mencanangkan peringatan dengan pelepasan balon udara, Wagub Idah bersama Kepala BWS Ali Rahman dan tamu undangan langsung terjun ke Sungai Bulota di belakang kantor BWS untuk memulai aksi bersih-bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *