Danau Perintis Diresmikan sebagai Zona KHAS & Kawasan Kuliner Non Tunai, Siap Jadi Destinasi Utama Wisata Ramah Muslim

oleh -65 Dilihat
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana, saat memberikan sambutan pada persemian Zona KHAS (Halal, Aman, dan Sehat) sekaligus sebagai Kawasan Kuliner Non Tunai, Selasa (04/11/2025). Foto/Istimewa.

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Kawasan wisata Danau Perintis di Kabupaten Bone Bolango resmi disahkan sebagai Zona KHAS (Halal, Aman, dan Sehat) sekaligus sebagai Kawasan Kuliner Non Tunai, Selasa (04/11/2025).

Selain peresmian, kegiatan ini di rangkaikan dengan Kick Off Festival Maleo, menandai langkah ambisius Gorontalo menuju predikat Destinasi Utama Pariwisata Ramah Muslim di Indonesia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana, dalam sambutannya menyatakan optimisme tinggi terhadap perkembangan ekonomi syariah di Gorontalo.

“Alhamdulillah, di tempat yang indah ini, di negeri Serambi Medina yang memiliki falsafah hidup adat memegang syara dan syara bersendikan kitabullah, kami sangat optimis bahwa ekonomi dan keuangan syariah akan mudah terakselerasi,” ujar Bambang, yang menegaskan peran BI sebagai fasilitator program kerja KADEX.

Optimisme ini bukan tanpa dasar. Bambang menyoroti capaian luar biasa yang baru saja diraih Gorontalo: masuk dalam sebelas besar provinsi dengan sebutan Destinasi Ramah Muslim dalam penilaian Indonesia Muslim Travel Index.

“Penilaian asesmen ini baru pertama kali dilakukan untuk Provinsi Gorontalo. Ini adalah capaian yang luar biasa,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Peresmian Zona KHAS di Danau Perintis menandakan kesiapan Gorontalo menyambut wisatawan muslim dengan standar tertinggi. Kawasan ini diwajibkan menjual produk-produk yang telah bersertifikasi halal.

Sinergi antara KADEX, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, dan BI membuahkan percepatan sertifikasi halal bagi UMKM setempat.

Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi atribut keislaman, mulai dari fasilitas ibadah (mushola) hingga elemen dekoratif seperti lampu-lampu Asma’ul Husna, yang menguatkan identitas Danau Perintis sebagai destinasi ramah muslim.

Tak hanya halal dan sehat, Danau Perintis juga kini menjadi Kawasan Kuliner Non Tunai, memfasilitasi transaksi digital yang modern dan efisien bagi pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.