IRUP Hari Pahlawan, Wagub Idah Soroti Peran Pahlawan Perempuan di Balik Nani Wartabone

oleh -55 Dilihat
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Inspektur Upacara pada upacara peringatan hari pahlawan 10 November 2025 yang berlangsung di makam Pahlawan Nasional Nani Wartabone, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Senin (10/11/2025). Foto/Inka

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Peringatan Hari Pahlawan Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2025 menjadi momen refleksi mendalam, tidak hanya bagi perjuangan pahlawan nasional Nani Wartabone, tetapi juga sosok perempuan tangguh yang mendampinginya.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, memimpin langsung upacara Ziarah Nasional dan tabur bunga yang berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan Nasional Nani Wartabone, Kabupaten Bone Bolango, Senin (10/11/2025).

Bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Wakil Gubernur hadir untuk menziarahi makam sang patriot 23 Januari.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas, di mana acara ini turut dihadiri oleh PKK, organisasi wanita, hingga anak-anak sekolah.

“Tadi pagi setelah kami melaksanakan upacara 10 November dan dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Pahlawan Gorontalo Bapak Nani Wartabone. Alhamdulillah ini dihadiri cukup banyak ya, pemerintah dan dari pemerintah Kabupaten Bonebolango, PKK, juga organisasi wanita, kemudian kita saksikan juga anak-anak sekolah juga hadir. Ini artinya mengingatkan kembali nilai-nilai perjuangan daripada Pahlawan Gorontalo Bapak Nani Wartabone,” ungkap Wagub Idah Syahidah.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Idah Syahidah secara khusus menyoroti peran sentral almarhumah Ibu Aisyah Wartabone Tangahu, istri Nani Wartabone, yang jarang terekspos namun memiliki kontribusi luar biasa dalam sejarah perjuangan. Wagub menyebut Ibu Aisyah sebagai “pahlawan perempuan” sejati.

Beliau adalah sosok di balik layar yang menjahit bendera pusaka perjuangan. Beliau yang menjadikan bantal bagi sang suami di tengah sulitnya pertempuran. Beliau juga yang membesarkan sembilan anak mereka, bahkan membawa serta saat masih kecil-kecil, di tengah kancah perjuangan.

“Tetapi kita juga harus ingat bahwa dibalik sosok Nani Wartabone ada seorang istri yang selalu mendampingi, Ibu Aisyah Wartabone Tangahu, beliau juga seorang pahlawan,” tegas Wagub. “Ini nilai-nilai perjuangan pahlawan Nani Wartabone ini tidak lepas daripada perjuangan seorang istri yang mendukung, yang doakan dan bisa mengantarkan anak-anak semuanya, anak-anak yang sukses.”

Peringatan Hari Pahlawan ini menjadi jembatan bagi Wakil Gubernur untuk menyampaikan pesan penting kepada generasi muda Gorontalo.

Ia menekankan bahwa rekam jejak perjuangan para pahlawan adalah panutan dan sumber inspirasi yang tak boleh ditinggalkan.

“Untuk generasi muda tentunya kita tidak bisa meninggalkan rekam kerja pahlawan kita. Itu menjadi panutan anak bangsa kita yang bisa menjadi inspirasi, motivasi bahwa dibalik menjadi seorang pahlawan disitu ada perjuangan, ada darah dan ada air matnya yang harus kita perjuangkan,” ujar Idah Syahidah dengan penuh semangat.

Generasi muda diajak untuk melihat perjuangan tersebut sebagai motivasi mengisi kemerdekaan sesuai dengan zamannya, membawa semangat kepahlawanan ke ranah pembangunan dan kemajuan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *