INDO24JAM.ID, Gorontalo — Ketua Umum Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo (PWP-PG), Dr. H. Adnan, M.Ag atau Kang Adnan, menyampaikan pesan kuat tentang kemuliaan anak perempuan dalam Islam saat mengisi khutbah Jumat di Masjid Al-Ikhlas Tenggela, Kabupaten Gorontalo, Jumat (14/11/2025).
Khutbah ini sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Anak Perempuan Internasional.
Dalam khutbahnya, Kang Adnan menegaskan bahwa Islam datang untuk menghapus tradisi jahiliyah yang merendahkan dan bahkan membunuh anak perempuan hidup-hidup.
Ia mengutip firman Allah dalam QS. An-Nahl ayat 58–59 yang menggambarkan praktik kejam tersebut pada masa pra-Islam.
“Ayat ini menegaskan betapa jahiliyahnya perilaku manusia saat itu, dan bagaimana Islam datang untuk memuliakan anak perempuan,” ujarnya.
Ia juga mengutip penjelasan ulama klasik seperti Al-Baghawi dan Imam Qurthubi tentang tradisi penguburan anak perempuan hidup-hidup di masa lalu. Menurutnya, Islam telah menghapus praktik itu dan mengangkat derajat perempuan melalui syariat yang adil dan penuh kasih.
Dalam khutbah tersebut, Kang Adnan menyampaikan sabda Rasulullah SAW yang menekankan keutamaan memperlakukan anak perempuan dengan baik.
“Siapa saja yang diuji dengan anak perempuan, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka,” katanya mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim.
Ia juga menyinggung kecintaan Nabi Muhammad SAW kepada putrinya, Fatimah Az-Zahra, sebagai teladan bagaimana seorang ayah wajib memuliakan anak perempuan.
“Sesungguhnya Fatimah adalah bagian dari diriku. Apa yang menyakitinya, menyakitiku,” ujarnya mengutip sebuah hadis.
Kang Adnan menegaskan bahwa anak perempuan memiliki hak yang sama dengan anak laki-laki, termasuk hak mendapatkan pendidikan, kesehatan, perlindungan, serta kehidupan yang layak. Ia mengingatkan bahwa akhlak baik terhadap perempuan merupakan indikator kesempurnaan iman.
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik akhlaknya kepada perempuan,” ungkapnya mengutip hadis dari Abu Hurairah.
Khutbah tersebut ditutup dengan ajakan agar masyarakat terus meningkatkan kesadaran untuk melindungi dan memuliakan anak perempuan.
“Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk mewujudkannya,” tandasnya.
Jamaah mengikuti khutbah dengan khusyuk, dan banyak yang mengaku mendapat pemahaman lebih dalam tentang nilai-nilai Islam dalam memuliakan anak perempuan di tengah tantangan modern saat ini. (*)
Kang Adnan Tekankan Islam Memuliakan Anak Perempuan dalam Khutbah Jumat









