Majelis Ta’lim an-Nasihin PWP-PG Bahas Esensi Menjaga Silaturrahim dalam Islam

oleh -280 Dilihat

INDO24JAM.ID, Bone Bolango — Majelis Ta’lim an-Nasihin Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo (PWP-PG) menggelar kajian bertema “Esensi Menjaga Silaturrahim dalam Islam” di kediaman Anggota Pengawas PWP-PG, Muhammad Djaelani, SH., M.H, di Jalan M. Tayyib Gobel, Ayula, Bone Bolango, Sabtu (8/11/2025).

‎Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipandu Ustadzah Maryatun. Suasana khusyuk jamaah berlanjut ketika Ustadz Hardy Abdullah Salam menyampaikan materi kajian mengenai urgensi menjaga silaturahim dalam kehidupan seorang Muslim.

‎Dalam penjelasannya, Hardy menegaskan bahwa silaturahim memiliki manfaat spiritual, sosial, hingga duniawi.

‎“Esensi menjaga silaturahmi adalah mempererat hubungan baik dengan sesama. Ini mendekatkan diri kepada Allah, memperkuat kerukunan, sekaligus membuka pintu rezeki dan memanjangkan umur,” ungkapnya.

‎Menurutnya, kualitas hubungan antarumat mencerminkan tingkat keimanan dan ketaatan seseorang kepada Tuhan.

‎Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PWP-PG, Dr. H. Adnan, M.Ag atau Kang Adnan, turut memberikan penguatan tentang nilai etis silaturahim dalam Islam. Ia menekankan bahwa kejujuran adalah fondasi utama dalam menjaga hubungan antarsesama.

‎“Kejujuran menumbuhkan kepercayaan, transparansi, dan ketulusan hati. Tanpa kejujuran, silaturahmi akan kehilangan ruh dan tujuan utamanya,” tuturnya.

‎Kang Adnan juga mengutip hadis Rasulullah SAW: “Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan, dan kebaikan itu membawa ke surga” (HR. Bukhari dan Muslim).

‎Ia menegaskan bahwa silaturahim harus dipahami bukan hanya sebagai interaksi sosial, tetapi juga ibadah yang menghadirkan keberkahan serta memperkuat persaudaraan.

‎Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh PWP-PG, antara lain Kasepuhan Abah Asep Solihin, Ketua Pengawas Drs. H. Hikmat Nurhayat, Ketua Cabang Boalemo Lasijan, Pengawas PWP-PG Cabang Gorontalo Ir. Abdurrahman K. Muhammad, M.Si, Sekretaris Cabang Bone Bolango Risnur Pratiwi, Bendahara Cabang Gorontalo Yuyun Wahyuni, serta jajaran pengurus dan jamaah Majelis Ta’lim an-Nasihin.

‎Kajian berlangsung hangat dan interaktif. Para jamaah mengaku mendapatkan perspektif baru tentang silaturahim, yang selama ini dipahami sebatas kegiatan sosial, namun sebenarnya memiliki dimensi ibadah dan etika yang sangat dalam dalam ajaran Islam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.