Miris, Yatim Piatu 14 Tahun di Kabupaten Gorontalo Dicabuli 4 Orang Tetangganya

oleh -145 Dilihat
Ilustrasi anak dibawah umur. Foto/Tribratanews.com

INDO24JAM.ID, Gorontalo — Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Seorang anak perempuan berusia 14 tahun yang sudah yatim piatu diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh empat orang tetangganya sendiri.

‎Kasus ini terungkap setelah pihak keluarga mendapat undangan dari pemerintah desa untuk hadir dalam pertemuan yang membahas keterangan dari korban. Dalam pertemuan tersebut, terkuak bahwa korban telah mengalami perbuatan tidak pantas sejak masih berusia sekitar 11 tahun.

“Awalnya kami tidak tahu apa-apa. Kami hanya menerima undangan dari desa. Ternyata anak ini dimintai keterangan tentang peristiwa yang dialaminya,” ujar salah satu keluarga korban, Kamis (30/10/2025).

Menurut keterangan keluarga, empat orang terduga pelaku disebut telah mengakui perbuatan di Polsek Tabongo. Perbuatan itu diduga terjadi berulang kali sejak tahun 2023 hingga 2025.

‎“Iya, ada empat orang, dan mereka semua sudah mengakui. Kami keluarga sangat terpukul,” sambungnya dengan nada sedih.

‎Korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama kini mengalami trauma berat. Ia enggan keluar rumah, bahkan tak lagi berani ke sekolah karena takut dan merasa malu.

‎“Sekarang anaknya ketakutan. Tidak mau bertemu orang, apalagi tidak mau ke sekolah sudah seminggu ini,” tutur keluarga korban.

Tak terima dengan kejadian yang dialami korban, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gorontalo. Laporan itu kini telah diterima dan sedang ditangani oleh unit perlindungan perempuan dan anak.

‎Namun sebelum laporan resmi di Polres Gorontalo, pihak pemerintah Desa diduga berupaya untuk mendamaikan antara terduga pelaku dan keluarga korban.

Kasus ini mengundang keprihatinan masyarakat setempat. Banyak yang berharap agar pelaku dijatuhi hukuman setimpal serta pemerintah dapat memperkuat perlindungan anak di lingkungan pedesaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *