INDO24JAM.ID, Gorontalo – Upaya peningkatan pengawasan perairan Biluhu terhadap praktik illegal fishing terus diperkuat. Pemerintah Kecamatan Biluhu mengapresiasi langkah konkret Pemerintah Desa Botu Boluo yang menggagas program pengawasan laut melalui kesepakatan bersama lintas lembaga desa.
Camat Biluhu, Allan Januar Arbie, mengatakan potensi kelautan di Desa Botu Boluo sangat besar dan perlu dijaga secara serius dari aktivitas penangkapan ikan ilegal yang selama ini masih dilaporkan terjadi.
“Alhamdulillah, dengan adanya program yang dilaksanakan hari ini oleh Kepala Desa Botu Boluo, potensi laut yang ada bisa lebih terjaga. Berdasarkan laporan yang masuk ke kami, memang masih banyak aktivitas ilegal fishing di wilayah ini,” kata Allan saat diwawancarai, Kamis (29/1/2026)
Menurutnya, keseriusan program tersebut tidak hanya sebatas instruksi, tetapi diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang melibatkan seluruh lembaga di desa.
“Ini bukan sekadar instruksi, tapi diikat dengan MoU antara semua lembaga desa. Atas nama Pemerintah Kecamatan, kami sangat mengapresiasi langkah Kepala Desa Botu Boluo. Ini menunjukkan keseriusan beliau menjaga kelestarian laut,” ujarnya.
Terkait penindakan jika ditemukan praktik ilegal fishing, Allan menegaskan pemerintah kecamatan akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, khususnya Polairud.
“Pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan Polairud. Di desa juga sudah ada Pokmaswas yang menjadi garda terdepan melakukan pengawasan awal. Untuk tindakan dan eksekusi hukum, tentu kami serahkan kepada Polairud,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan juga akan melaporkan setiap perkembangan kepada pimpinan di tingkat kabupaten sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penegakan hukum di sektor kelautan.
Namun demikian, Allan mengakui masih terdapat kendala dalam pengawasan perairan, terutama keterbatasan armada dan sumber daya manusia.
“Keinginan kami sebenarnya ada patroli rutin, baik siang maupun malam. Tapi saat ini mungkin terkendala armada dan SDM. Laporan terkait aktivitas ilegal, termasuk dari kelompok tertentu yang menggunakan cara tidak benar, masih ada,” ungkapnya.
Ia menilai, jika patroli pengawasan dapat dilakukan secara terjadwal dan berkelanjutan, praktik ilegal fishing di wilayah tersebut dapat ditekan. Untuk ke depan, Allan berharap komitmen bersama yang telah dibangun bisa terus dijaga demi keberlanjutan sumber daya laut.
“Potensi laut di Botu Boluo ini sangat besar. Dengan komitmen semua pihak menjaga kelestarian alam, ke depan Botu Boluo bisa menjadi ikon perikanan di Kecamatan Biluhu,” pungkasnya. (*)
Pengawasan Diperketat, Camat Biluhu Apresiasi Komitmen Desa Botu Boluo Cegah Ilegal Fishing







