Rahasia Sukses MBG Gorontalo: Dari Sidak Ketat hingga Desa Cinta Statistik

oleh -66 Dilihat
Foto bersama Wakil Gubernur, Idah Yahida Rusli Habibie usai Rapat Evaluasi Survei Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Provinsi Gorontalo Tahap II Tahun 2025, di Fox Hotel Gorontalo, pada Kamis (20/11/2025). Foto/Inka

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahida Rusli Habibie, menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan evaluasi berkelanjutan dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Gorontalo.

Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada Rapat Evaluasi Survei Monitoring dan Evaluasi Program MBG Tahap II Tahun 2025 yang digelar di Hotel Fox, Kota Gorontalo, Kamis (20/11/2025).

Wagub Idah mengungkapkan bahwa meskipun program MBG di Gorontalo saat ini berjalan dengan aman dan terkendali, masih terdapat sejumlah tantangan terkait kualitas pengolahan dan distribusi makanan bergizi tersebut.

“Kami telah melakukan sidak secara intensif ke sejumlah dapur SPPG (Sentra Pangan Pendidikan Gratis) di berbagai wilayah Gorontalo. Dari situ ditemukan beberapa pelaksanaan yang belum sesuai standar operasional prosedur (SOP),” ungkapnya.

Sidak yang dilakukan sejak pagi buta melibatkan berbagai instansi seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta Polda Gorontalo, dengan tujuan utama memastikan bahan makanan dan penyajiannya aman untuk anak-anak penerima manfaat.

Dalam pantauannya, Wagub Idah menyoroti berbagai aspek, mulai dari kebersihan dapur, prosedur pencucian peralatan, kondisi ventilasi, hingga cara distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

Ia menekankan pentingnya penggunaan standar wadah stainless steel, larangan pengupasan telur rebus yang dapat meningkatkan risiko kontaminasi, serta penerapan protokol kebersihan yang ketat pada petugas pengolah dan penyaji makanan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dukungan dan peran serta sekolah, guru, serta orang tua sangat krusial agar program ini berjalan optimal.

Ia menuturkan kepercayaannya kepada masyarakat, bahwa kini warga Gorontalo dapat merasa aman dengan makanan bergizi yang disajikan.

“Memang perlu dukungan dari seluruh pihak termasuk juga orang tua ya, bahwa makanan bergizi gratis ini, kalau dia tetap tepat sasaran, ini anaknya seneng sekali makannya” Ujarnya

Selain itu, di tempat yang sama, Wagub Idah juga memberikan penghargaan kepada Desa Tanggilingo yang berhasil meraih predikat Desa Cinta Statistik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan inovasi desa tersebut.

Dengan demikian, peran Desa Tanggilingo sebagai Desa Cinta Statistik menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi antar lembaga, pemerintah desa, serta masyarakat dapat mendukung keberhasilan program pemerintah provinsi, termasuk program MBG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *