Rupiah Terjaga, Natal Penuh Kasih: BI Gorontalo Hadirkan ‘SERUNAI’ di Tengah Jemaat

oleh -57 Dilihat
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Gorontalo, M. Andi Destrian saat di wawancarai di selah-selah proses Penukaran uang di jemaat GPIG Imanuel Kota Gorontalo. Foto/Inka

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Semarak perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (NATARU) di Gorontalo disambut hangat oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Gorontalo melalui agenda Kas Keliling SERUNAI (Semarak Rupiah Natal di Bulan Penuh Damai).

Senin (15/12/2025) menjadi hari yang penuh makna bagi jemaat di dua lokasi utama di Kota Gorontalo, GPIG Imanuel dan Gereja Katolik St. Kristoforus (SD Santa Maria).

BI datang membawa komitmen kuat, yaitu memastikan ketersediaan dan kelayakan Uang Rupiah di tangan masyarakat.

Mengusung tema filosofis “Rupiah Terjaga untuk Natal Penuh Kasih”, BI Gorontalo ingin menegaskan perannya bukan hanya sebagai bank sentral, tetapi juga sebagai penjaga simbol kedaulatan negara agar setiap perayaan dapat berlangsung damai dan penuh suka cita.

“Tema ini mencerminkan komitmen kami dalam menjaga Rupiah. Kami memastikan uang Rupiah layak edar, aman digunakan, dan mudah diakses, sehingga perayaan Natal dapat berjalan dengan penuh kasih dan damai,” ujar Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPWBI) Provinsi Gorontalo, M. Andi Destrian.

Untuk memenuhi lonjakan kebutuhan uang kartal menjelang akhir tahun, KPWBI Provinsi Gorontalo telah menyiapkan alokasi yang signifikan.

Total dana yang disiapkan mencapai Rp97,9 miliar, terdiri dari Uang Pecahan Besar (UPB) sebesar Rp91 miliar dan Uang Pecahan Kecil (UPK) sebesar Rp6,9 miliar. Dana ini didistribusikan melalui perbankan dan loket kas keliling BI.

Khusus untuk layanan SERUNAI di gereja, Bank Indonesia menggelar layanan penukaran uang melalui mobil kas keliling. Setiap jemaat berkesempatan menukarkan uang baru dengan total paket penukaran mencapai Rp5.100.000.

Paket ini sengaja dirinci sedemikian rupa untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pecahan kecil hingga besar untuk berbelanja dan berbagi saat Natal.

Rincian Paket Penukaran SERUNAI: Pecahan Rp100.000: Rp2.000.000, Pecahan Rp50.000: Rp1.250.000, Pecahan Rp20.000: Rp1.000.000, Pecahan Rp10.000: Rp500.000, Pecahan Rp5.000: Rp250.000, Pecahan Rp2.000: Rp100.000.

Kegiatan ini bukan sekadar penukaran uang. Di balik layanan tersebut, BI juga memperkuat pesan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. M. Andi Destrian menekankan pentingnya kesiapan uang layak edar untuk kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi di musim liburan ini.

Bank Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk merawat Rupiah sebagai simbol kedaulatan, serta menggunakannya dengan bijak.

Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai mitra, baik melalui kanal digital maupun kegiatan tatap muka seperti SERUNAI, BI berupaya meningkatkan kesadaran publik terhadap nilai mata uang kita sendiri.

Dengan adanya layanan SERUNAI ini, Bank Indonesia berharap dapat menciptakan ekosistem pembayaran yang aman, nyaman, dan turut menyebarkan sukacita menjelang pergantian tahun di Bumi Serambi Madinah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *