Tangis Haru di Boalemo, 1.530 Pegawai Paruh Waktu Akhirnya Terima SK PPPK

oleh -125 Dilihat
Moment saat Bupati Boalemo, Rum Pagau menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu kepada perwakilan pegawai. Foto/Prokopim Boalemo.

INDO24JAM.ID, Boalemo — Suasana haru menyelimuti alun-alun Tilamuta, Jumat (17/10/2025), saat sebanyak 1.530 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi dilantik oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau.

‎Pelantikan ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah Dr. Sherman Moridu, S.Pd., MM, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas perjuangan panjang para tenaga paruh waktu yang selama ini telah mengabdi tanpa kenal lelah di berbagai lini pelayanan publik daerah.

“Alhamdulillah, setelah sekian puluh tahun mengabdi di Kabupaten Boalemo, hari ini bapak dan ibu menerima haknya, tercatat secara resmi sebagai PPPK Paruh Waktu,” ungkap Rum Pagau dengan nada haru.

Bupati menambahkan, sebelum pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo juga telah mengangkat 1.006 PPPK Penuh Waktu. Dengan tambahan formasi terbaru, total ASN berstatus PPPK di Boalemo kini berjumlah 2.036 orang, sementara PNS tercatat 2.980 orang.

‎“Artinya, total pegawai yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Boalemo kini mencapai 5.516 orang,” jelasnya.

‎Rum Pagau juga menjelaskan, besaran penghasilan bagi PPPK akan disesuaikan dengan masa pengabdian dan golongan masing-masing. Ia meminta agar para pegawai paruh waktu tidak berkecil hati terkait besaran gaji yang saat ini masih disamakan dengan tahun sebelumnya.

‎“Kondisi keuangan negara saat ini belum stabil, sehingga penghasilan PPPK Paruh Waktu belum bisa berbeda. Namun patut disyukuri, karena bapak dan ibu telah memiliki SK dan terdaftar di BKN sebagai Aparatur Sipil Negara,” tutur Rum Pagau.

‎Pelantikan yang diwarnai isak syukur itu menjadi momen bersejarah bagi ribuan tenaga honorer dan pegawai paruh waktu yang akhirnya diakui secara sah sebagai bagian dari aparatur negara.

Banyak di antara mereka menitikkan air mata bahagia saat menerima SK dari tangan bupati simbol penghargaan atas dedikasi panjang yang akhirnya berbuah kepastian status. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.