Wamen P3A Veronica Tan Ingatkan Pentingnya Akses Pendidikan dan Mimpi Anak di Sekolah Garuda

oleh -57 Dilihat
Wakil Menteri P3A, Veronica Tan saat menyampaikan pesan inspiratif yang mendalam saat menghadiri peresmian Sekolah Unggulan Garuda Transformasi (SUGT) di MAN Insan Cendekia Gorontalo, Rabu (8/10/2025). Foto/Bahrian Diskominfotik Provinsi Gorontalo.

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI, Veronica Tan, menyampaikan pesan inspiratif yang mendalam saat menghadiri peresmian Sekolah Unggulan Garuda Transformasi (SUGT) di MAN Insan Cendekia Gorontalo, Rabu (8/10/2025). Ia mengingatkan bahwa mimpi setiap anak, baik perempuan maupun laki-laki, adalah investasi terbesar menuju Generasi Emas 2045.

Veronica Tan terinspirasi oleh seorang siswi bernama Kalilah yang menyampaikan mimpinya, mengibaratkan mimpinya sebagai “cahaya yang tidak padam.”

Wamen Veronica Tan menarik garis paralel antara sosok Kalilah dan pahlawan nasional Kartini. Menurutnya, Kartini yang dulu diperjuangkan agar perempuan boleh bersekolah, tidak berbeda dengan Kalilah dan anak-anak hari ini yang berjuang mewujudkan mimpi mereka.

“Kartini yang dulu, yang sudah menjadi pahlawan, tidak ada bedanya dengan seorang Kalilah dan juga anak-anak kita yang hari ini bermimpi,” ujar Veronica Tan.

Ia meyakini bahwa berkat kecintaan Presiden pada prioritas ini, dengan dukungan penuh dari birokrasi, pemerintah daerah, guru, dan semua pemangku kepentingan, cita-cita Generasi Emas 2045 bisa dicapai lebih cepat dari yang ditargetkan.

Veronica Tan menekankan bahwa konsep Sekolah Garuda harus menjadi standarisasi pendidikan nasional, yang memungkinkan anak mencari jati diri mereka tanpa dibatasi pilihan karier lama.

Ia mencontohkan pengalamannya sendiri, di mana orang tua zaman dahulu hanya memberikan pilihan terbatas: Insinyur atau Dokter. Namun, kini zaman telah berubah.

“Mau jadi apapun, mau jadi pemain bola, mau jadi artis, mau jadi pemusik, semua ada wadahnya, asalkan anak-anak kita diberikan kesempatan untuk mencari jati diri apa keinginan dan kesukaan mereka,” jelas Wamen P3A.

Oleh karena itu, Sekolah Garuda dituntut menjadi benchmarking yang memberikan akses dan kesempatan yang sama kepada anak-anak, baik perempuan maupun laki-laki, untuk mencapai mimpi mereka, sejalan dengan perkembangan teknologi dan desain yang terus maju.

“Semangat sekolah Garuda ini harus menjadi sebuah benchmark dan kita bersama menyambut untuk menjadikan sekolah Garuda seluruh Indonesia ini yang terbaik,” pungkas Veronica Tan, berharap lulusan terbaik Gorontalo dapat melanjutkan pendidikan ke luar negeri dengan pencapaian cita-cita tertinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.