INDO24JAM.ID, Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, hadir membakar semangat para peserta dalam sesi Jumpa Tokoh di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (05/112025).
Dalam acara yang bertema “Sinergi Kepemimpinan Perempuan dan Peran Pramuka dalam Akselerasi Pembangunan Daerah Berkelanjutan” ini, Wagub Idah menegaskan betapa sentralnya pendidikan Pramuka dalam membentuk masa depan generasi muda.
Di hadapan ribuan anggota Pramuka, Wagub Idah Syahidah, yang juga merupakan seorang perempuan pertama yang menahkodai Kwarda Gorontalo selama dua periode (10 tahun), menyampaikan pesan yang mendalam. Ia meyakini bahwa pendidikan Pramuka adalah bekal positif yang akan menentukan masa depan.
“Ini tentunya, jadi tujuan, jadi juga tokoh ini memberikan motivasi untuk adik-adik bahwa Pramuka itu mempunyai pendidikan yang sangat positif. Itu juga menentukan masa depan. Dan karena di sini diajarkan, kedisiplinan dengan tenggang rasa terhadap sesama,” tegasnya.
Menurutnya, penerapan Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka dalam kehidupan sehari-hari akan menambah poin penting bagi para anggota Pramuka dalam menata masa depan.
Ia juga optimis, adik-adik yang aktif dalam kegiatan ini sudah memiliki cita-cita yang mulia, dengan jiwa nasionalisme dan tenggang rasa yang tinggi.
Kehadiran Wagub Idah ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peran Saka) Nasional yang sedang berlangsung.
Ia secara khusus memberikan seruan semangat untuk menjaga kekompakan dan kesehatan agar kegiatan akbar ini berjalan sukses hingga akhir, tanggal 9 November.
Sebelumnya, Wagub Idah juga telah berbagi pengalaman kepramukaan berharga di hadapan seluruh peserta.
Ia menceritakan kecintaannya yang mendalam pada Pramuka, yang membawanya dipercayakan memimpin Kwarda Provinsi Gorontalo selama dua periode, menjadikannya perempuan pertama yang meraih posisi tersebut.
Dalam sesi dialog, Wagub Idah berinteraksi langsung dengan perwakilan peserta, bertukar cerita mengenai pengalaman mendaki gunung dan kecintaan mereka terhadap Gerakan Pramuka. Di akhir arahannya, ia menutup dengan seruan semangat yang diharapkan akan terus menyala hingga Perkemahan Peran Saka Nasional usai








