INDO24JAM.ID, Gorontalo – Kota Gorontalo kembali semarak dengan pelaksanaan Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2025, Sabtu (27/9/2025).
Karnaval yang menampilkan ragam kreasi busana berbahan sulaman khas Karawo ini masuk dalam daftar 110 Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Sebanyak 39 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi turut serta, menampilkan busana kreasi Karawo yang memukau sekaligus sarat filosofi.
Ribuan penonton tumpah ruah di pusat Kota Gorontalo untuk menyaksikan parade budaya yang telah menjadi ikon pariwisata daerah itu.
Baca juga: Bank Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Lewat HACF 2025
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, yang hadir langsung dalam acara tersebut menegaskan pentingnya GKK sebagai motor penggerak pariwisata daerah.
“Kharisma Event Nusantara adalah program strategis untuk mendukung event-event daerah. Kami percaya, event seperti Karnaval Karawo ini memberi kontribusi luar biasa terhadap pergerakan wisatawan,” ujar Ni Luh.
Ia menambahkan, Menteri Pariwisata, Widiya Widyanti, bahkan memasukkan GKK dalam program prioritas nasional. Kemenpar berharap event ini dapat terus ditingkatkan kualitasnya sehingga mampu masuk jajaran Top 10 Kharisma Event Nusantara.
“Kami sudah berdiskusi dengan Pak Gubernur dan jajaran Pemprov Gorontalo. Agar event ini makin berkualitas, levelnya harus naik, tidak hanya nasional tapi juga internasional. Itu harus dibangun melalui kolaborasi,” tambahnya.
Baca juga: BI Dorong UMKM Gorontalo Tumbuh Lewat HACF 2025
Dari sisi dampak, GKK disebut memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan wisatawan Nusantara. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, tercatat 30 ribu pengunjung, sebagian di antaranya wisatawan dari luar Gorontalo.
“Tahun ini target nasional perjalanan wisatawan Nusantara adalah 1,08 miliar pergerakan. Kami optimistis festival Karawo bisa ikut berkontribusi, tidak hanya dalam kunjungan tetapi juga dalam spending atau belanja wisatawan di daerah,” jelas Ni Luh.
Gorontalo Karnaval Karawo sendiri telah menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu. Selain memperkenalkan kekayaan budaya Karawo, karnaval ini juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui sektor pariwisata, kuliner, hingga UMKM kreatif. (*)









