Alasan MAN Insan Cendekia Gorontalo Terpilih Jadi Sekolah Garuda Transformasi

oleh -126 Dilihat
Staff Khusus Menteri Diktisaintek Bidang Pemerintahan dan Akuntabilitas, Prof. Tjitjik Srie Tjahjandarie saat menjawab alasan MAN Insan Cendekia terpilih jadi sekola garuda transformasi. Foto/Indo24jam.id

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Pemerintah menetapkan MAN Insan Cendekia (IC) Gorontalo sebagai salah satu sekolah dalam program Sekolah Garuda Transformasi, sebuah inisiatif pendidikan nasional yang menekankan pemerataan akses, pengembangan kepemimpinan, dan pengabdian masyarakat.

Staf Khusus Menteri Diktisaintek Bidang Pemerintahan dan Akuntabilitas, Prof. Tjitjik Srie Tjahjandarie, menjelaskan bahwa pemilihan MAN IC Gorontalo didasarkan pada sejumlah kriteria ketat yang meliputi mutu pendidikan, sebaran wilayah, serta kesiapan sekolah untuk menjadi model pembelajaran unggul.

“Dalam penetapan Sekolah Garuda Transformatif, setiap sekolah punya kesempatan yang sama. Tapi penentuan dilakukan berdasarkan kriteria tertentu, termasuk representasi provinsi agar tidak hanya terkonsentrasi di Jawa,” ujar Prof. Tjitjik usai menghadiri peluncuran Sekolah Garuda di MAN IC Gorontalo, Rabu (8/10/2025).

Menurutnya, penyebaran sekolah Garuda di berbagai daerah bertujuan untuk memberikan efek pengimbasan pendidikan bermutu ke seluruh wilayah Indonesia.

Gorontalo, kata dia, menjadi representasi kawasan Sulawesi yang memiliki standar pendidikan tinggi dan infrastruktur yang sudah memadai.

“Tidak mungkin semua sekolah Garuda ada di Jawa. Harus tersebar agar pemerataan pendidikan bermutu bisa tercapai. Gorontalo dipilih karena memenuhi standar dan punya kualitas akademik yang sudah diakui,” jelasnya.

Prof. Tjitjik menambahkan, konsep Sekolah Garuda Transformasi membawa pendekatan baru dalam sistem pendidikan Indonesia melalui tiga pilar utama, yaitu pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa untuk berprestasi.

Lalu inkubator kepemimpinan masa depan bagi peserta didik dan Integrasi antara pendidikan bermutu dan pengabdian kepada masyarakat.

“MAN Insan Cendekia Gorontalo sudah unggul sejak awal. Namun dengan konsep Garuda Transformasi, sekolah ini akan mendapatkan pengkayaan berbasis tiga pilar tersebut agar proses pendidikannya semakin terintegrasi,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa program ini akan berjalan secara bertahap.

Mulai tahun ini dilakukan proses pengimbasan dan perencanaan, sementara Sekolah Garuda baru dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026 di empat lokas, Belitung, Sumba Timur (NTT), Konawe (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).

“Secara bertahap, hingga tahun 2029 ditargetkan akan ada sekitar 80 Sekolah Garuda Transformatif di seluruh Indonesia,” kata Prof. Tjitjik.

Ia juga menegaskan, sekolah yang menjadi bagian dari program ini tidak akan mengalami perubahan nama atau status kelembagaan.

“Nama MAN Insan Cendekia tetap dipertahankan, hanya akan ditambahkan keterangan sebagai bagian dari Sekolah Garuda Transformatif. Tidak ada perubahan nomenklatur pada MAN maupun SMA yang ditetapkan,” tegasnya.

Melalui penetapan MAN IC Gorontalo sebagai bagian dari Sekolah Garuda Transformasi, pemerintah berharap daerah ini menjadi pusat pengimbasan pendidikan bermutu di kawasan timur Indonesia, sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul, mandiri, dan berjiwa pengabdian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.