IAIN Sultan Amai Susun Renstra 2025–2029, Kang Adnan: Harus Berpijak pada Tantangan dan Peluang

oleh -207 Dilihat
Kang Adnan Saat hadir pada FGD Renstra IAIN Sultan Amai Gorontalo. Foto/Istimewa

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo mulai merumuskan arah baru pembangunan kampus melalui penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029.

Penyusunan ini dilakukan lewat Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Sultan Amai Gorontalo pada 25 Agustus 2025.

Akademisi IAIN Sultan Amai, Dr. Adnan M.Ag atau yang akrab disapa Kang Adnan, menegaskan bahwa Renstra kali ini harus berpijak pada tantangan sekaligus peluang yang berkembang di era disrupsi teknologi informasi dan komunikasi.

“IAIN Sultan Amai memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia cerdas 2045. Karena itu, Renstra ini harus adaptif, visioner, dan mampu menjawab dinamika perubahan zaman,” ujar Kang Adnan.

Ia menjelaskan, secara konseptual Renstra adalah dokumen perencanaan lima tahunan yang tidak hanya berisi visi, misi, tujuan, dan sasaran, tetapi juga strategi, kebijakan, program, serta kegiatan nyata.

Renstra, kata dia, menjadi pedoman penting untuk meningkatkan mutu pelayanan kampus, memperkuat manajemen sumber daya, dan mengarahkan pembangunan jangka menengah.

“Manfaat dari Renstra yang bermutu itu sangat banyak. Pertama, ia meningkatkan akuntabilitas kinerja, kedua mendorong efektivitas dan efisiensi sumber daya, ketiga memperkuat koordinasi antarunit, dan keempat membuat kampus lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis,” tambah Kang Adnan.

Secara garis besar, Renstra IAIN Sultan Amai Gorontalo 2025–2029 akan meliputi empat hal utama:

  • Visi dan misi yang menggambarkan arah masa depan dan cara mencapainya.
  • Tujuan dan sasaran berupa target-target spesifik yang ingin diraih.
  • Strategi dan kebijakan yang menegaskan langkah-langkah pencapaian tujuan.
  • Program dan kegiatan sebagai rencana nyata sesuai tugas dan fungsi kampus.

Kang Adnan menegaskan, penyusunan Renstra ini juga merupakan bagian dari cita-cita besar civitas akademika untuk melakukan transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo.

“Dengan Renstra yang jelas dan berkualitas, kita tidak hanya punya arah, tetapi juga pondasi yang kuat untuk membawa IAIN Sultan Amai naik kelas menjadi UIN,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.