INDO24JAM.ID, Gorontalo – Majelis Ta’lim an-Nasihin Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo (PWP-PG) kembali menggelar kajian keagamaan rutin bertajuk Fiqh Thaharah pada malam Sabtu (21/6/2025).
Kegiatan ini berlangsung khidmat di kediaman H. Yaqob dan Hj. Tita Rahayu di Jalan Hipi, Telaga, Kabupaten Gorontalo.
Kajian dimulai dengan pembacaan surat Yasin bersama, dilanjutkan pemaparan materi tentang fiqh thaharah oleh Ustadz Ahmad Fauzi, SE, M.Pd pengajar di Pondok Pesantren Hubulo.
Dalam pemaparannya, Ustadz Fauzi menekankan bahwa thaharah atau bersuci merupakan fondasi utama diterimanya ibadah seseorang.
“Thaharah adalah proses menyucikan diri dari hadas dan najis, baik secara fisik maupun spiritual. Ini bukan sekadar syarat sahnya ibadah, melainkan juga kunci untuk meraih kedekatan dengan Allah,” jelasnya di hadapan jamaah.
Sementara itu, Ketua Umum PWP-PG, Dr. H. Adnan, M.Ag yang akrab disapa Kang Adnan mengajak seluruh jamaah untuk memaknai thaharah secara lebih mendalam dan substantif.
“Bersuci bukan hanya tentang air wudhu, tapi juga tentang lisan dan perbuatan. Mari kita bersihkan ucapan dari fitnah dan hasutan, serta jauhkan perbuatan dari hal tercela. Jiwa kita pun harus dibersihkan dari iri, dengki, dan hasad,” tegasnya.
Kajian ini juga menjadi ajang silaturahmi antaranggota paguyuban.Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh PWP-PG, antara lain Kasepuhan Abah Asep Solihin, Sekretaris Umum Ecep Sadria, S.Pd, M.H, Bendahara Umum Hardy AS, Ketua PWP-PG Boalemo Lasijan, Ketua PWP-PG Bone Bolango Dr. Hj. Tita Rostitawati, M.Fil.I, Sekretaris Bone Bolango Nur Pratiwi, serta para pengurus dan anggota lainnya.
Majelis Ta’lim an-Nasihin dikenal aktif menyelenggarakan kajian keagamaan rutin sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai spiritual dan persaudaraan di kalangan warga Pasundan yang menetap di Gorontalo. (*)









