Majelis Ta’lim an-Nasihin PWP-PG Gelar Kajian Akhlak: “Membentuk Anak Sholeh Harus Dimulai dari Orang Tua”

oleh -371 Dilihat
Ketua Umum PWP Pusat Gorontalo saat memimpin Majelis Talim PWP Pusat Gorontalo. Foto/Istimewa

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Dalam suasana penuh kekhusyukan dan kehangatan kekeluargaan, Majelis Ta’lim an-Nasihin Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo (PWP-PG) kembali menggelar kajian rutin bertema akhlak yang bertempat di Arafah Meubel, Jalan HB Yasin (Agus Salim lama), Kota Gorontalo, Jumat (13/6/2025) malam.

Kajian yang dikenal sebagai Pangaosan ini digelar rutin setiap Jumat malam, dan pada kesempatan kali ini, berlangsung atas undangan tuan rumah Pak Anis dan Bu Maryatun yang dengan penuh semangat menyediakan tempat dan fasilitas demi terselenggaranya kegiatan rohani tersebut.

Dengan mengangkat tema “Membentuk Anak Sholeh”, Ustadz Hardy Abdullah Salam tampil sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Ustadz Hardy menekankan bahwa keberhasilan anak menjadi pribadi sholeh dan sholehah tidak bisa dilepaskan dari peran serta tanggung jawab penuh kedua orang tuanya.

Anak itu ibarat kertas putih. Orang tualah yang menulis dan membentuknya. Maka jika ingin anak menjadi baik, orang tua harus lebih dahulu memperbaiki diri,” ungkap Ustadz Hardy.

Lebih jauh, Ustadz Hardy mengajak para orang tua untuk tidak hanya fokus pada aspek fisik dan intelektual anak, tetapi juga memperhatikan perkembangan akhlak dan spiritualitas mereka sejak dini.

Ketua Umum PWP-PG, Dr. H. Adnan, M.Ag akrab disapa Kang Adnan turut memberikan sambutan dan tausiyah penutup. Ia menyampaikan apresiasi kepada tuan rumah atas dedikasinya dalam mendukung gerakan dakwah di lingkungan PWP-PG.

“Kajian akhlak malam ini menjadi pengingat bersama bahwa dalam mendidik anak, tidak ada metode tunggal. Setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda, dan orang tua wajib memahami karakter masing-masing anak sebelum menerapkan pendekatan tertentu,” tutur Kang Adnan.

Ia juga menekankan pentingnya muhasabah atau introspeksi diri bagi para orang tua.

“Sebelum kita mengharapkan anak yang baik, mari kita cek kembali: apakah kita sudah menjadi contoh yang baik bagi mereka?” tambahnya.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pengurus PWP-PG, di antaranya para kasepuhan seperti Abah Asep Solihin dan Abah Sanusi, Bendahara Umum Hardy AS, Ketua PWP-PG Boalemo Lasijan, para pengurus kabupaten/kota, serta pengawas Kabupaten Gorontalo Abdurrahman K. Muhammad. Kehadiran warga dan jamaah Majelis Ta’lim an-Nasihin pun menambah khidmat dan semarak suasana.

Melalui kegiatan ini, PWP-PG terus menunjukkan komitmennya dalam menghidupkan nilai-nilai keislaman, memperkuat ukhuwah, dan membangun generasi keluarga Pasundan di Gorontalo yang tidak hanya kuat secara sosial, tapi juga kokoh dalam iman dan akhlak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.