‎Majelis Ta’lim an-Nasihin PWP-PG Gelar Kajian Haji dan Umrah, Soroti Makna Ibadah di Tengah Cuaca Ekstrem

oleh -705 Dilihat
Kang Adnan saat menambahkan mengenai materi kajian haji dan umroh. Foto/Istimewa.

INDO24JAM.ID, Bone Bolango – Majelis Ta’lim an-Nasihin Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo (PWP-PG) kembali menggelar kegiatan keagamaan rutin bertajuk “Kajian Haji dan Umrah” dalam suasana hangat penuh kekeluargaan di malam Sabtu (4/7/2025).

‎Kegiatan ini dipusatkan di kediaman Sekretaris Umum PWP-PG, Ecep Sadria, S.Pd, M.H, yang berlokasi di Rumah Dinas Kanwil Hukum, Jalan Tinaloga No.1, Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.

‎Acara diawali dengan khidmat lewat pembacaan Surat Yasin yang dipandu Ustadzah Maryatun.

‎Dilanjutkan dengan kajian utama mengenai ibadah haji dan umrah yang disampaikan oleh Hajj Drs. Hikmat Nurhayat, Ketua Pengawas PWP-PG Pusat.

‎Dalam pemaparannya, Hikmat menyoroti dinamika pelaksanaan haji tahun 2025 yang diwarnai oleh tantangan cuaca ekstrem.

‎“Suhu mencapai 50 derajat celcius. Ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan sangat berdampak pada kondisi fisik jamaah, terutama para lansia,” ungkapnya.

‎Ia menegaskan bahwa haji bukan hanya ibadah spiritual, melainkan juga ibadah fisik.

‎“Saat melontar jumrah saja bisa menempuh jarak 7 kilometer. Thawaf juga berat, apalagi jika harus melakukannya di lantai dua Masjidil Haram, radiasinya jauh lebih panjang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PWP-PG, Dr. H. Adnan, M.Ag, akrab disapa Kang Adnan  dalam sambutannya mengajak jamaah memaknai bulan Muharram sebagai momentum meningkatkan amal dan silaturahim.

‎“Alhamdulillah, di bulan Muharram ini kita dipertemukan dengan para warga PWP-PG yang baru pulang dari tanah suci. Ini keberkahan besar, karena doa mereka selama 40 hari ke depan sangat mustajab,” tutur Kang Adnan.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya menghidupkan sunnah-sunnah bulan Muharram, termasuk memperbanyak puasa, sedekah, menjenguk orang sakit, ziarah kepada ulama, hingga membaca Surah Al-Ikhlas 1000 kali.

‎Kang Adnan mengutip penjelasan dalam kitab I’anah ath-Thalibin tentang keutamaan hari Asyura.

‎“Siapa yang puasa pada hari Asyura, seakan-akan ia berpuasa sepanjang tahun. Yang bersedekah, diampuni dosanya dan seakan tak pernah menolak permintaan orang lain. Bahkan, memberikan seteguk air saja akan dibalas oleh Allah dengan minuman abadi di akhirat kelak,” jelasnya penuh semangat.

Acara yang berlangsung penuh hikmah ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pengurus PWP-PG dari berbagai daerah.

Di antaranya Kasepuhan Abah Asep Solihin, Drs. H. Hikmat Nurhayat (Ketua Pengawas Pusat), Muhammad Djaelani, SH, M.H (Anggota Pengawas), Hardy Abdullah Salam (Bendahara Umum), Rully (Pengawas Bone Bolango), Lasijan (Ketua Boalemo), Risnur Pratiwi (Sekretaris Kab. Bone Bolango), serta para pengurus dan jamaah Majelis Ta’lim an-Nasihin.

‎Dengan penuh kebersamaan, kegiatan ditutup dengan santapan malam dan doa bersama, mempererat ukhuwah Islamiyah dalam bingkai semangat keislaman warga Pasundan di tanah Gorontalo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.