Oktober 2025, Layanan Angkutan Udara Gorontalo Alami Lonjakan, Angkutan Laut Justru Melambat

oleh -74 Dilihat
Ririls Berita Resmi Statistik pada Senin (01/11/2025) yang berlangsung di kantor BPS Provinsi Gorontalo menunjukkan adanya pergeseran preferensi moda transportasi di provinsi gorontalo. Layanan Angkutan Udara Gorontalo Alami Lonjakan, Angkutan Laut Justru Melambat. Foto/Inka.

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Mobilitas masyarakat Gorontalo melalui jalur transportasi udara menunjukkan peningkatan signifikan pada Oktober 2025, kontras dengan pergerakan penumpang di angkutan laut yang justru mengalami penurunan.

Berdasarkan Ririls Berita Resmi Statistik pada Senin (01/12/2025) yang berlangsung di kantor BPS Provinsi Gorontalo menunjukkan adanya pergeseran preferensi moda transportasi di provinsi gorontalo.

Plh. Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti menjelaskan, angkutan udara menjadi primadona pada bulan Oktober. Jumlah penumpang yang berangkat melalui bandara di Provinsi Gorontalo mencapai 13.322 orang, melonjak 4,50 persen dibandingkan bulan September 2025.

Peningkatan yang lebih tajam terlihat pada penumpang datang, yang naik 7,18 persen, dari 12.551 orang di September menjadi 13.452 orang di Oktober.

Angka ini mengindikasikan tingginya arus masuk dan keluar melalui jalur udara, kemungkinan didorong oleh aktivitas bisnis atau liburan.

Lain halnya dengan angkutan laut (kapal penumpang). Jumlah penumpang yang berangkat pada Oktober 2025 tercatat sebanyak 2.997 orang, anjlok 8,96 persen dari 3.292 orang di bulan sebelumnya.

Tren penurunan juga dialami oleh penumpang datang melalui angkutan laut. Tercatat sebanyak 3.106 orang datang di Oktober, menurun 5,45 persen dibandingkan September.

Penurunan ini mungkin dipengaruhi oleh faktor cuaca atau pergeseran ke moda transportasi lain.

Meskipun angkutan laut reguler mengalami penurunan, pelabuhan penyeberangan/feri menunjukkan kinerja positif yang menahan laju perlambatan sektor maritim.

Jumlah penumpang feri yang berangkat mencapai 2.961 orang, naik 2,95 persen dibandingkan September 2025. Penumpang feri yang datang juga meningkat 1,14 persen, dari 2.814 menjadi 2.846 orang.

Kenaikan pada feri ini menunjukkan bahwa untuk rute jarak pendek antar pulau atau penyeberangan lokal, feri tetap menjadi pilihan utama dan menunjukkan stabilitas pergerakan orang dan barang.

Secara keseluruhan, data Oktober 2025 ini menggambarkan dinamika transportasi yang menarik di Gorontalo, di mana sektor udara mendominasi pertumbuhan, sementara feri menopang pergerakan di sektor laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.