PWP-PG Kukuhkan Persaudaraan Lewat Gempangan Door to Door System

oleh -790 Dilihat
Kebersamaan PWP Pusat Gorontalo saat bersama ketua umum di kediamannya. Foto/Istimewa.

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo (PWP-PG) kembali menunjukkan semangat persaudaraan melalui kegiatan Gempangan (Pertemuan Bulanan) yang kali ini mengusung konsep “Door to Door System” (DDS) di kediaman Ketua Umum PWP-PG, Dr. H. Adnan, M.Ag.

Acara berlangsung meriah di Jalan Arif Rahman Hakim, Perumahan Graha Misfalah Blok H 8, Kota Gorontalo, pada Minggu (8/6/2025).

Dalam suasana penuh keakraban, Kang Adnan sapaan akrab sang ketua umum menekankan bahwa Gempangan DDS bukan sekadar ajang silaturahmi biasa.

“Ini bukan hanya soal kumpul dan makan bersama, tetapi juga untuk memperkokoh persaudaraan di antara warga Pasundan yang merantau di Gorontalo,” ujarnya.

Gempangan DDS menjadi inovasi baru PWP-PG pasca Idul Adha 1446 H/2025. Dari yang sebelumnya terpusat di Sekretariat PWP-PG, kini pertemuan dilakukan bergiliran di rumah-rumah warga.

Kang Adnan menyebut pola ini memiliki banyak manfaat.

“Kita jadi tahu alamat sesama warga, memudahkan yang rumahnya jauh, meningkatkan partisipasi dan tentunya mempererat komunikasi dan silaturahmi,” jelasnya.

Selain itu, konsep DDS membuat suasana Gempangan lebih variatif dan menyenangkan.

“Karena setiap bulan kita pindah lokasi, warga pun tak merasa bosan. Tuan rumah juga bebas merancang kegiatan, mulai dari ceramah agama, karaoke, hingga memasak bersama,” tambah Kang Adnan.

Gempangan Juni ini diwarnai dengan ceramah agama bertema “Menggapai Kemuliaan: Belajar dari Nabi Ibrahim As” yang disampaikan langsung oleh Kang Adnan.

Kegiatan ini dihadiri para tokoh kasepuhan Abah Asep Solihin dan Abah Sanusi, Pengawas Haji Wahyu, Bendum Hardy AS, Ketua Kota Icam Sutisna, Ketua Boalemo Lasijan, Ketua Bone Bolango Hj. Tita Rostitawati, pengurus, serta warga PWP-PG lainnya.

Dengan semangat kebersamaan, Gempangan DDS PWP-PG menjadi sarana yang bukan hanya meneguhkan ikatan kekeluargaan, tetapi juga memperkaya pengalaman spiritual dan sosial bagi warga Pasundan di tanah rantau Gorontalo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.