INDO24JAM.ID, GORONTALO – Dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di bulan Rabiul Awal, Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo (PWP-PG) menggelar tradisi Dikili pada kegiatan Gempangan September 2025.
Acara berlangsung di kediaman Sekretaris PWP-PG Cabang Kabupaten Gorontalo, Tintin Juhartini, di Desa Ilomangga, Kecamatan Tabongo, Minggu (14/9/2025).
Kegiatan dimulai dengan pembacaan Surah Yasin, dzikir, dan doa bersama yang dipandu oleh Ustadz Nurzaman, selaku Pengawas Cabang Kabupaten Gorontalo.
Ketua Umum PWP-PG, Dr. H. Adnan, M.Ag atau akrab disapa Kang Adnan menegaskan pentingnya warga Pasundan yang merantau di Gorontalo untuk mampu beradaptasi dengan kultur lokal.
Menurutnya, PWP-PG bukan hanya sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga harus memberi kontribusi dalam melestarikan tradisi Gorontalo serta mendorong akulturasi budaya Sunda dan Gorontalo.
“Sebagai warga muhajirin, kita perlu ikut menjaga warisan budaya Gorontalo. Tradisi Dikili adalah bagian integral masyarakat di sini. Melalui PWP-PG, kita berusaha memadukan nilai tradisi Sunda dengan tradisi Gorontalo dalam setiap kegiatan,” ungkap Kang Adnan.
Tradisi Dikili sendiri merupakan salah satu warisan budaya dan adat Gorontalo yang berakar kuat dalam kehidupan masyarakat, khususnya pada momentum keagamaan.
Acara tersebut turut dihadiri Kasepuhan PWP-PG Abah Asep Solihin, Ketua Pengawas Drs. H. Hikmat Nurhayat, Anggota Pengawas Muhammad Djaelani, SH., MH., Bendum Hardy Abdullah Salam.
Hadir juga jajaran pengurus cabang Kabupaten Gorontalo seperti Ir. Abdurrahman K. Muhammad, M.Si., dan Yuyun Wahyuni. Suasana semakin semarak dengan kehadiran warga PWP-PG dan masyarakat sekitar. (*)









