Sekolah Garuda Diresmikan: Mewujudkan Mimpi Anak Indonesia Di Era Global

oleh -84 Dilihat
Menko PM, Muhaimin Iskandar di dampingi Wakil Menteri P3A, Verinica Tan dan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismai, usai meresmikan Sekolah Garuda di MAN IC Gorontalo. Foto/Bahrian Diskominfotik Provinsi Gorontalo

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar acara pengenalan Sekolah Garuda dan Madrasa Aliyah Negeri Insan Cendekia.

Acara ini dihadiri oleh Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), serta Ibu Veronica Tan, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A).

‎Dalam sambutannya, Menko PM Muhaimin Iskandar menekankan tantangan global yang dihadapi bangsa saat ini. Ia menyatakan, “Penguasaan ilmu pengetahuan adalah syarat mutlak untuk berdiri di atas kaki sendiri.”

Ia menjelaskan bahwa Sekolah Garuda bukan hanya upaya percepatan, tetapi juga inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan. ‎Muhaimin juga menekankan pentingnya partisipasi orang tua dalam proses pendidikan.

“Dukungan dari keluarga akan membuat anak-anak lebih berkesempatan untuk mencapai mimpi mereka,” ujarnya. Ia berharap Sekolah Garuda dapat menjadi wadah yang mendukung semua anak dalam mengejar cita-cita, dengan akses yang setara.

‎Sekolah Garuda diharapkan dapat menciptakan generasi emas 2045, dengan fokus pada penguasaan sains dan teknologi. Sekolah Garuda Transformatif memiliki tiga pilar utama: akses, pendidikan unggul, dan transformasi.

‎Pilar pertama memastikan pemerataan akses pendidikan untuk semua anak di seluruh Indonesia. Sementara itu, pilar kedua fokus pada peningkatan kualitas pendidikan agar siswa dapat berprestasi di tingkat global. Pilar ketiga menekankan pentingnya transformasi dalam pendidikan, sesuai dengan kebutuhan masa depan.

‎”Perubahan ini harus terjadi dalam proses yang berkelanjutan,” jelas Muhaimin, menegaskan komitmen untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman.

‎Ditempat yang sama, Wamen P3A, Ibu Veronica Tan menekankan bahwa pendidikan adalah hak semua anak, tanpa memandang gender. “Sekolah Garuda diharapkan menjadi standar baru dalam pendidikan,” ujarnya, menekankan pentingnya akses yang sama bagi anak laki-laki dan perempuan.

‎Veronica juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki mimpi yang harus didukung oleh orang tua dan guru. Dalam pandangannya, Sekolah Garuda bukan hanya tentang akademis, tetapi juga tentang memberikan kesempatan bagi anak untuk mengeksplorasi minat mereka.

“Anak-anak perlu diberi ruang untuk berkembang,” tegasnya, yang menjadi landasan bagi masa depan yang lebih baik.

‎Dengan semangat dan kolaborasi, diharapkan Sekolah Garuda dapat menjadi harapan baru bagi anak-anak Indonesia. Acara ini menandai langkah awal dalam menciptakan pendidikan yang merata dan berkualitas di Gorontalo dan seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.