INDO24JAM.ID, Gorontalo – Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menyambut gembira kehadiran Paguyuban Warga Pasundan (PWP) Pusat Gorontalo sebagai mitra baru dalam memperkaya atraksi budaya daerah.
Kepala Dinas Pariwisata, Aryanto Husain, menyatakan antusiasmenya atas potensi keterlibatan warga Pasundan dalam event tahunan Gorontalo Karnaval Karawo yang menjadi ikon budaya dan pariwisata provinsi ini.
“Kita tahu warga Pasundan kaya akan budaya. Kehadiran mereka melalui PWP tentunya akan memperkuat fondasi atraksi pariwisata kita,” kata Aryanto usai pelantikan PWP Pusat Gorontalo, Minggu (13/4/2025).
Baca juga: Pemprov Sambut Baik Kolaborasi PWP, Fokus ke UMKM dan Pariwisata Religi
Ia menyebut budaya adalah ruh dari pariwisata, dan kekayaan tradisi Sunda akan membawa warna baru yang menarik untuk disuguhkan kepada wisatawan.
Aryanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengundang langsung Ketua PWP Pusat Gorontalo untuk ikut serta dalam Karnaval Karawo mendatang.
Ia membayangkan kolaborasi unik antara busana Karawo khas Gorontalo dengan ornamen dan gaya dari budaya Sunda, seperti musik karawitan atau pakaian adat khas Pasundan.
“Bayangkan saja ada kontingen dari Pasundan yang memadukan Karawo dengan pangsi atau menampilkan musik tradisional Sunda, tentu itu akan menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya.
Baca juga: Pengurus Baru PWP Pusat Gorontalo 2024–2027 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sinergi Antarbudaya
Ia juga menambahkan bahwa terbentuknya PWP dalam bentuk organisasi resmi memudahkan koordinasi dan konsolidasi dalam menyiapkan keterlibatan mereka di berbagai event budaya dan pariwisata Gorontalo.
“Dengan adanya paguyuban ini, tinggal kita sinergikan saja. Kami sangat terbuka dan siap mendukung segala bentuk kolaborasi budaya yang memperkaya dan memperkuat pariwisata Gorontalo,” tutup Aryanto.
Kehadiran warga Pasundan bukan hanya mempererat hubungan antarbudaya di tanah rantau, tetapi juga memberi energi baru dalam pengembangan pariwisata berbasis kolaborasi budaya yang inklusif dan kreatif.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap kiprah Paguyuban Warga Pasundan (PWP) Pusat Gorontalo dalam mendorong pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan langsung oleh Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo, Misranda Nalole, dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus PWP periode 2024–2027 yang juga dirangkaikan dengan launching buku Sejarah Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan ini. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tapi awal kerja besar untuk membangun Gorontalo bersama-sama,” ungkap Misranda usai pelantikan, Minggu (13/4/2025).
Ia mengungkapkan, PWP akan menjadi mitra penting dalam program-program prioritas Pemprov, khususnya dalam pengembangan desa religi dan sektor pariwisata.
Menurutnya, dua sektor ini memiliki potensi besar dalam mendorong kebangkitan UMKM lokal.
“Ketika desa religi berkembang, maka pariwisata akan ikut bergerak. Dan di dalamnya pasti ada pelaku UMKM yang tumbuh. Di sinilah kolaborasi dengan PWP sangat strategis,” jelasnya.
Baca juga: Pengurus Baru PWP Pusat Gorontalo 2024–2027 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Sinergi Antarbudaya
Dalam kesempatan itu, Misranda juga menyampaikan bahwa kerja sama antara PWP dan berbagai dinas sudah mulai digagas, termasuk dengan Dinas Pariwisata serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Fokusnya antara lain adalah pemberdayaan perempuan dan anak, serta pengembangan produk budaya yang menggabungkan unsur Sunda dan Gorontalo.
“Ini kolaborasi luar biasa. Kami berharap inovasi-inovasi ini berjalan lancar dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Pemprov pun menyambut terbuka inisiatif-inisiatif yang lahir dari organisasi seperti PWP, yang dinilai tidak hanya menjaga identitas budaya tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah secara inklusif.
Tak hanya itu Paguyuban Warga Pasundan (PWP) Pusat Gorontalo juga telah resmi dilantik Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail untuk periode 2024–2027 dalam sebuah acara Silaturahmi Akbar yang berlangsung di Kota Gorontalo.
Acara ini turut dirangkaikan dengan peluncuran buku Sejarah Paguyuban Warga Pasundan Pusat Gorontalo, sebagai penanda penting perjalanan organisasi.
Pelantikan dilakukan oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo, Misranda Nalole pada Minggu (13/4/2025).
Dalam sambutannya, Misranda menyampaikan apresiasi atas peran PWP dalam menjaga kerukunan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan lintas budaya di Provinsi Gorontalo.
Ketua Umum PWP Pusat Gorontalo yang baru dilantik menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi titik tolak untuk memperkuat sinergi antara warga Pasundan dan masyarakat Gorontalo dalam berbagai bidang, khususnya sosial, ekonomi, dan budaya.
“Kami ingin menjadi bagian dari pembangunan daerah. Ketika Gorontalo menjadi lebih baik, kami pun sebagai warga perantauan merasakan kesejahteraannya,” ujarnya.
PWP Pusat Gorontalo juga mulai menjajaki kolaborasi dengan berbagai instansi, seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Salah satu gagasan inovatif yang digulirkan adalah menciptakan kreasi busana yang memadukan kain Karawo khas Gorontalo dengan gaya pangsi dari budaya Sunda.
Selain itu, kolaborasi kuliner juga akan dikembangkan dengan menghadirkan varian kue perpaduan tradisional Sunda dan Gorontalo.
“Ini bukan hanya soal budaya, tetapi juga pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi perempuan. Kami ingin perempuan di komunitas kami tidak hanya menjadi ibu rumah tangga, tetapi juga pelaku ekonomi yang produktif,” tambahnya.
Dengan pengurus baru yang penuh semangat dan program-program yang menyentuh akar kehidupan masyarakat, PWP Pusat Gorontalo menunjukkan komitmen untuk terus menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah yang inklusif dan harmonis. (*)









