Debu Aktivitas Galian C Dikeluhkan Warga Pilohayanga, Pengusaha Tutup Mata

oleh -13 Dilihat
Penampakan gunung di Desa Pilohayanga, Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo tampak rusak akibat aktivitas galian C. Foto/redaksi

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Aktivitas galian C di Desa Pilohayanga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, dikeluhkan sejumlah warga. Debu yang berasal dari truk pengangkut material dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di tengah kondisi kemarau yang terjadi saat ini.

Keluhan tersebut disampaikan sejumlah warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Persoalan itu juga dibenarkan Kepala Desa Pilohayanga, Taufik Husa.

“Memang ada beberapa masyarakat yang mengeluhkan ke kami dan keluhan debu sering masuk,” ujar Taufik kepada awak media selasa (22/9/2026

Menurut Taufik, persoalan debu dari aktivitas pengangkutan material tersebut sebenarnya telah dibahas sejak tahun lalu. Saat itu, pemerintah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengikuti pertemuan yang difasilitasi Dinas PTPS Kabupaten Gorontalo dengan para pengusaha galian C.

Dalam pertemuan tersebut, kata Taufik, para pengusaha menyampaikan bahwa sejumlah upaya telah dilakukan untuk mengurangi dampak debu. Namun, kendala di lapangan masih terjadi karena tidak semua pengemudi dapat dikontrol.

“Pada intinya dari hasil pertemuan saat itu pengusaha mengatakan sudah dilakukan upaya, namun ada beberapa pengemudi yang sulit diatur atau dikontrol oleh pengusaha galian C itu,” jelasnya.
Taufik menjelaskan, salah satu persoalan yang ditemukan adalah penggunaan penutup pada bak truk pengangkut material.

“Ditutup dari tempat (galian C), serta sudah di jalan mungkin merasa ribet atau sebagainya, itu mereka (sopir) tidak lagi tutup sehingga itu yang menimbulkan debu bertebaran,” sambungnya.

Meski demikian, ia mengatakan saat ini telah dilakukan sejumlah upaya untuk mengurangi dampak debu. Salah satunya dengan melakukan penyiraman pada ruas jalan yang dilalui kendaraan pengangkut material.

“Apa yang menjadi keluhan masyarakat itu sudah kita sampaikan ke pengusaha dan kita juga sampaikan laporannya ke dinas terkait,” tegas Taufik.

Di sisi lain, Taufik menyebut keberadaan aktivitas galian C juga memberikan bentuk kepedulian kepada sebagian masyarakat sekitar.
Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, sejumlah warga menerima tali asih dari pengusaha galian C.

“Setelah saya tanyakan ke beberapa masyarakat, ternyata mereka juga ada tali asih dari pengusaha,” pungkasnya.

Sementara itu, awak media sebelumnya telah menghubungi salah satu pengusaha galian C yang beraktivitas di Desa Pilohayanga untuk meminta keterangan terkait keluhan warga tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi. Keterangan dari pihak pengusaha tetap terbuka untuk disampaikan sebagai bagian dari keberimbangan pemberitaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *