Karawo Jadi Magnet Budaya di HARFEST–GKK 2026

oleh -73 Dilihat

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Karawo kembali menjadi salah satu kekuatan utama dalam rangkaian Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) dan Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026.

Kolaborasi yang berlangsung 11–13 September 2026 ini tidak hanya menampilkan Karawo sebagai produk kerajinan, tetapi menjadikannya bagian dari atraksi budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata Gorontalo.

GKK 2026 sendiri kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), sehingga keberadaannya dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan Karawo dan budaya Gorontalo kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui karnaval, kekayaan budaya lokal diharapkan mampu menarik kunjungan sekaligus meningkatkan eksposur pariwisata daerah.
Sementara HARFEST menjadi ruang untuk menghubungkan pengunjung dengan produk-produk kreatif yang dihasilkan pelaku UMKM Gorontalo.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Bambang Satya Permana mengatakan, pengembangan Karawo telah menjadi bagian dari dukungan BI sejak 2010, khususnya dalam peningkatan kualitas, desain dan perluasan akses pasar.

Pengembangan tersebut juga dilakukan melalui inovasi. Salah satunya perpaduan Karawo dengan eco-printing serta pengembangan TENUKALA atau Tenun, Karawo dan Leaf Arts yang berhasil masuk Top-20 Impactful Program Citra Nusa.

Tak hanya Karawo, penguatan ekonomi kreatif juga menyasar UMKM kerajinan dan pangan berbasis komoditas unggulan Gorontalo.
Pengembangan kopi Liberika turut menjadi perhatian, terlebih komoditas tersebut telah memperoleh predikat Specialty Coffee.

Pada HARFEST–GKK 2026, masyarakat dapat menikmati berbagai agenda mulai dari showcase Karawo, Karawo fashion show, festival kuliner, pameran UMKM, pameran olahan kopi, seminar dan talkshow hingga berbagai kompetisi kreatif.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penampilan penyanyi nasional Yura Yunita. Kolaborasi HARFEST dan GKK diharapkan mampu menciptakan hubungan antara budaya, pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan begitu, meningkatnya jumlah pengunjung tidak hanya menjadi ukuran sukses penyelenggaraan festival, tetapi juga dapat memberi dampak terhadap UMKM, ekonomi kreatif dan sektor pariwisata Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.