QRISFest 2026 Dongkrak Omzet UMKM, Transaksi Kuliner Tembus Rp1,26 Miliar

oleh -19 Dilihat

INDO24JAM.ID, Gorontalo – Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo menutup rangkaian BAHAGIA QRISFest 2026 dengan capaian yang menggembirakan. Tak hanya mempercepat adopsi pembayaran digital, kegiatan ini juga berhasil mendongkrak transaksi pelaku UMKM kuliner hingga mencapai Rp1,26 miliar.

Festival hasil kolaborasi Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, BKKBN Provinsi Gorontalo, TP2DD se-Provinsi Gorontalo, dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) tersebut berlangsung pada 17–19 Juli 2026 di Sport Center GOR David Tony Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Selama tiga hari pelaksanaan, sebanyak 6.500 pengunjung memadati lokasi kegiatan. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari 3.000 tiket konser Toton Caribo yang habis diperoleh melalui transaksi menggunakan QRIS di merchant UMKM.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana, mengatakan BAHAGIA QRISFest dirancang bukan sekadar sebagai ajang hiburan, tetapi menjadi upaya nyata memperkuat ekosistem ekonomi digital yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“BAHAGIA QRISFest membuktikan bahwa digitalisasi pembayaran mampu berjalan beriringan dengan promosi UMKM. Melalui pendekatan yang menggabungkan hiburan, edukasi, dan transaksi digital, kami melihat partisipasi masyarakat meningkat sekaligus memberikan dampak nyata terhadap penjualan pelaku usaha,” ujar Bambang.

Selama penyelenggaraan festival, Bank Indonesia mencatat 147 ribu volume transaksi QRIS, 1.600 pengguna baru QRIS, serta 1.100 merchant baru yang mulai memanfaatkan sistem pembayaran digital tersebut.

Menurut Bambang, capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap QRIS sebagai metode pembayaran yang praktis, aman, dan efisien.

Dampak positif juga dirasakan pelaku UMKM kuliner. Sejak pembukaan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 pada 21 Juni 2026 bertepatan dengan PENAS hingga pelaksanaan BAHAGIA QRISFest, total transaksi pada merchant Local Legend tercatat mencapai Rp1,26 miliar.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa digitalisasi pembayaran tidak hanya meningkatkan kenyamanan transaksi, tetapi juga mampu memperluas peluang usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM,” tambah Bambang.

Bank Indonesia menegaskan akan terus memperluas pemanfaatan pembayaran digital melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, industri perbankan, TP2DD, serta berbagai mitra strategis agar ekosistem ekonomi keuangan digital di Gorontalo semakin inklusif dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.